Hallo Masyarakat Sumenep! Jangan Lewatkan Momentum Emas Pajak Kendaraan 2026!

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT PPD Sumenep Atau Lebih Dikenal Samsat, Samtiono, S.H.,M.H.,

Kepala UPT PPD Sumenep Atau Lebih Dikenal Samsat, Samtiono, S.H.,M.H.,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Angin segar berembus dari kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tahun 2026, tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dipastikan tidak mengalami kenaikan, tetap seperti tahun 2024 dan 2025. Kebijakan ini sontak menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, termasuk para wajib pajak di Kabupaten Sumenep.

Tak sekadar menahan kenaikan tarif, pemerintah provinsi juga memberikan stimulus nyata. Untuk PKB kepemilikan pertama, terdapat diskon dasar pengenaan pajak sebesar 24,7 persen. Sementara untuk BBNKB kendaraan baru, diberikan diskon dasar pengenaan pajak 37,25 persen. Bahkan lebih menarik, BBNKB kendaraan bekas (BBN-II) digratiskan.

Di Kabupaten Sumenep, kebijakan tersebut disambut positif oleh jajaran UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD). Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, SH, MH, menilai langkah ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang masih menuntut kehati-hatian.

“Kebijakan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan memahami kondisi riil masyarakat. Dengan tidak adanya kenaikan tarif PKB dan BBNKB di tahun 2026, beban wajib pajak tetap terkendali,” ujar Samtiono kepada media ini, Rabu (18/02/2026).

Menurutnya, diskon pada dasar pengenaan pajak bukan hanya sekadar angka administratif, melainkan stimulus fiskal yang berdampak langsung pada daya beli dan kepatuhan masyarakat. Terlebih, pembebasan BBN-II untuk kendaraan bekas diyakini akan mendorong percepatan proses balik nama, sehingga data kepemilikan kendaraan menjadi lebih tertib dan akurat.

Baca Juga :  Tanamkan Rasa Integrasi, Pemkab Sumenep Rencanakan Undang Eks Napiter pada HUT RI ke-79

“BBN-II gratis ini momentum yang sangat baik. Kami mengajak masyarakat yang belum melakukan balik nama kendaraan agar segera memanfaatkan kesempatan ini. Selain menghemat biaya, juga memberi kepastian hukum atas kepemilikan kendaraan,” tegasnya.

Samtiono menambahkan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pelayanan agar kebijakan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sosialisasi dilakukan secara masif, baik melalui media sosial, layanan langsung, maupun koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan.

Baca Juga :  Reses ke DPC PWRI Sumenep, Ini Alasan Anggota DPRD Fraksi PKB Libatkan Wartawan

Ia juga menekankan bahwa stabilitas tarif hingga 2026 menunjukkan konsistensi kebijakan fiskal daerah yang terukur dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami berharap masyarakat tidak menunda. Manfaatkan kebijakan ini sekarang juga. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan publik, dan infrastruktur daerah,” pungkas Samtiono.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjaga stabilitas tarif, tetapi juga mengirim pesan kuat: di tengah tantangan ekonomi, negara tetap hadir memberikan ruang bernapas bagi rakyatnya.

Baca Juga :  Bulan Oktober Sumenep Terjadi Inflasi Y-ON-Y 2.30% dengan IHK sebesar 108.97

Bagi warga Sumenep dan seluruh masyarakat Jawa Timur, tahun 2026 bukan sekadar angka baru dalam kalender, melainkan momentum untuk lebih tertib administrasi, lebih ringan beban fiskal, dan lebih kuat dalam membangun daerah bersama. (REDJAVA/$$$)

Berita Terkait

Rutan Kelas IIB Sumenep Ajak Masyarakat Beralih ke E-LAKSI, Daftar Kunjungan Kini Lebih Cepat Tanpa Antre
SMAN 1 Sumenep Awali Tahun Ajaran Baru dengan MPLS Inspiratif, Kepala Sekolah Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi dan Berprestasi
MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru
KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton
Edukasi Bela Negara Dikemas Menarik, Yonif TP 931/KJ Sambut 124 Siswa Binar Junior High School Lewat Ketahanan Pangan dan Atraksi Prajurit
GAMAS, Terobosan Menyentuh SDN Pakandangan Sangra: Peran Ayah Jadi Kunci Sukses MPLS
Didampingi Kadisdik, Bupati Sumenep Pantau Langsung MPLS di SMPN 1

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:45 WIB

Rutan Kelas IIB Sumenep Ajak Masyarakat Beralih ke E-LAKSI, Daftar Kunjungan Kini Lebih Cepat Tanpa Antre

Senin, 13 Juli 2026 - 23:59 WIB

SMAN 1 Sumenep Awali Tahun Ajaran Baru dengan MPLS Inspiratif, Kepala Sekolah Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi dan Berprestasi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:43 WIB

MPLS Ramah SMPN 2 Sumenep Dimulai, Pendidikan Karakter, Budaya Madura dan Peran Ayah Bersatu Sambut 320 Siswa Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 20:39 WIB

KPRI Syariah Al Ikhlas Kemenag Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi, Bukti Koperasi Syariah Mampu Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Senin, 13 Juli 2026 - 20:11 WIB

Lewat Program KBSB TNI, Warga Desa Mandala Sumenep Miliki Akses Aman Jembatan Beton

Berita Terbaru