JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinamika penguatan organisasi kembali ditunjukkan keluarga besar Pagar Nusa di Kabupaten Sumenep. Melalui Konferensi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Batang-Batang yang digelar Selasa (17/2/2026) di Pondok Pesantren Al-Gazali Batang-Batang Daya, lima rayon dan satu ranting resmi dikukuhkan sebagai bagian dari strategi konsolidasi dan ekspansi kaderisasi di tingkat basis.
Agenda ini bukan sekadar rutinitas struktural. Lebih dari itu, konferensi menjadi panggung peneguhan identitas Pagar Nusa sebagai organisasi pencak silat yang berakar kuat pada tradisi, spiritualitas, dan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).
Ketua Pimpinan Cabang Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Drs. KH. Abdul Mu’iz Ali Wafa, menegaskan bahwa penguatan rayon dan ranting adalah langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pembinaan kader di tengah tantangan zaman.
“Kita tidak hanya membangun struktur, tetapi membangun sistem kaderisasi yang kuat. Rayon dan ranting adalah jantung organisasi. Dari sanalah lahir kader-kader yang tangguh secara fisik, matang secara mental, dan kokoh secara spiritual,” kata Drs. KH. Abdul Muiz Aliwafa dalam sambutannya.
Menurutnya, Pagar Nusa tidak boleh terjebak pada orientasi semata sebagai organisasi bela diri. Di era yang semakin kompleks, peran pembinaan karakter justru menjadi prioritas utama.

“Pagar Nusa harus menjadi ruang pembentukan akhlak dan kedisiplinan. Kita bergerak sesuai koridor undang-undang, menjaga marwah organisasi, serta konsisten membawa nilai Aswaja dalam setiap aktivitas. Itulah yang membedakan Pagar Nusa dari yang lain,” tegasnya.
Konferensi PAC Batang-Batang juga menjadi momentum silaturahmi dan konsolidasi internal. Atmosfer kebersamaan terasa kental, memperlihatkan soliditas kader dalam menjaga tradisi silat sebagai warisan budaya yang hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat.
Dengan dikukuhkannya lima rayon dan satu ranting, PAC Batang-Batang kini memiliki fondasi struktur yang lebih kuat untuk memperluas pembinaan di tingkat desa dan komunitas.
Harapannya, Pagar Nusa di wilayah tersebut mampu tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga tradisi, memperkuat budaya silat, sekaligus membangun generasi muda yang berkarakter dan berintegritas.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menjadi simbol komitmen kolektif agar kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat istiqamah mengemban amanah dan membawa Pagar Nusa Batang-Batang semakin progresif dan berdaya saing di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA/$$$)











