JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Persiapan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Kabupaten Sumenep semakin matang. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, S.H., M.H., menghadiri rapat koordinasi di Kodam V/Brawijaya, Surabaya, yang digelar pada Rabu (28/01/2028) dan dipimpin langsung oleh Kasdam V/Brawijaya.
Turut mendampingi Wabup, Kepala Bappeda Sumenep, dr. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU ASEAN Eng, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMP), Agus Dwi Saputra, M.Si., serta Dandim 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han. Kehadiran mereka menegaskan sinergi antara TNI dan Pemkab Sumenep dalam mempersiapkan pembangunan strategis di wilayah terpencil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat membahas secara rinci pelaksanaan TMMD yang akan dilaksanakan di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Sumenep. Dusun Karang dipilih karena kondisi wilayah yang berbukit, infrastruktur masih tertinggal, akses jalan sangat terbatas, layanan kesehatan minim, dan potensi ekonomi masyarakat yang belum tergarap.
TMMD ke-127 memiliki sasaran fisik dan non-fisik yang dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Sasaran Fisik:
– Pengaspalan jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
– Pembuatan paving blok.
– Pembangunan MCK, MWK, dan tandon masjid.
– Pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk mitigasi bencana.
– Peningkatan aliran sungai guna mendukung sanitasi dan perekonomian masyarakat.
Sasaran Non-Fisik:
– Penyuluhan masyarakat.
– Pemberian sembako.
– Pengobatan gratis.
– Kegiatan donor darah.

Dusun Karang diproyeksikan menjadi desa yang tidak hanya memiliki infrastruktur lebih baik, tetapi juga meningkat kualitas layanan kesehatan dan perekonomian warganya.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim menjelaskan bahwa TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD di Dusun Karang adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah. Pembangunan ini akan membuka akses jalan, meningkatkan layanan kesehatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” kata Wabup KH Imam Hasyim.
Lebih jauh sosok orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menambahkan, program TMMD ke-127 merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk wilayah terpencil dan tertinggal.
“Sinergi ini membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang dampak sosial-ekonomi langsung bagi rakyat. Ini investasi nyata untuk masa depan Dusun Karang,” tegas Wabup.
Dengan pelaksanaan TMMD ini, Dusun Karang diharapkan mengalami transformasi signifikan: jalan yang lebih aman dan layak, layanan kesehatan yang lebih optimal, serta perekonomian masyarakat yang tumbuh berkelanjutan. TMMD ke-127 bukan sekadar program rutin, melainkan simbol komitmen TNI dan Pemkab Sumenep dalam membangun desa secara holistik dan berkelanjutan. (REDJAVA/$$$)









