Cuaca Tak Menentu, Dinkes P2KB Sumenep Waspadai Lonjakan DBD hingga Potensi KLB

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Cuaca ekstrem dan tidak menentu yang melanda Kabupaten Sumenep dalam beberapa waktu terakhir memicu kewaspadaan serius dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat.

Perubahan pola hujan dan suhu yang fluktuatif dinilai berpotensi meningkatkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), bahkan membuka kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat mendukung perkembangan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD.

“Dengan cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, potensi peningkatan kasus DBD bahkan KLB sangat memungkinkan terjadi. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” kata Achmad Syamsuri, Senin (29/12/2025).

Menurutnya, genangan air akibat hujan yang datang tiba-tiba disertai panas yang ekstrem menjadi media ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk.

“Perubahan cuaca ini menyebabkan banyak tempat penampungan air tidak terkontrol, mulai dari kamar mandi, tempayan, hingga barang-barang bekas di sekitar rumah. Jika tidak dikelola, ini menjadi sumber utama penyebaran DBD,” ujarnya.

Dinkes P2KB Sumenep pun mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan kembali menguatkan budaya hidup bersih melalui penerapan 3M Plus sebagai langkah pencegahan paling efektif.

“Kami berharap masyarakat benar-benar mengutamakan kebersihan lingkungan dengan konsisten menerapkan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang-barang bekas, bukan lagi menguburnya,” tegas Achmad Syamsuri.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi lonjakan kasus DBD di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

“Upaya pencegahan tidak akan efektif tanpa keterlibatan langsung masyarakat. Ini tanggung jawab bersama untuk melindungi kesehatan lingkungan dan keluarga,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan
Jambore Nasional XII 2026 Jadi Ajang Pembuktian, 39 Pramuka Sumenep Resmi Diberangkatkan
Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih
Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah
MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi
Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan
Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia
Bapenda Sumenep Berjaya! M. Romli Juara Lomba Terong Perorangan Putra HUT RI Pemkab Sumenep

BERITA TERKAIT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Jambore Nasional XII 2026 Jadi Ajang Pembuktian, 39 Pramuka Sumenep Resmi Diberangkatkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:50 WIB

MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi

BERITA TERBARU