JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Respons cepat tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep berhasil mencegah kebakaran rumah penjaga Sekolah TK Wijaya Kusuma, Desa Pajagalan, meluas ke bangunan sekolah dan permukiman padat di sekitarnya, Jumat (19/12/2025) pagi.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui Call Center 112 sekitar pukul 08.30 WIB. Hanya berselang satu menit, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi setelah mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sumenep, Sugiyanto, menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi kunci utama dalam menekan potensi kerugian yang lebih besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Begitu laporan masuk melalui Call Center 112, tim langsung bergerak. Dalam hitungan menit kami sudah berada di lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan sekolah,” kata Sugiyanto, Jum’at (19/12/2025).
Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 08.35 WIB dan langsung melakukan pemadaman menggunakan dua selang utama. Api yang membakar rumah penjaga sekolah itu berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 09.18 WIB setelah menghabiskan lima tangki air dari unit mobil pemadam.
Sugiyanto menjelaskan, lokasi kejadian berada di area yang cukup strategis dan berdekatan dengan fasilitas pendidikan, sehingga penanganan harus dilakukan secara cepat dan terukur.

“Objek yang terbakar adalah rumah penjaga TK. Jika terlambat beberapa menit saja, potensi menjalar ke gedung sekolah dan lingkungan sekitar sangat besar,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Pemilik rumah sebelumnya sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah sekitar pukul 08.00 WIB.
“Indikasi awal menunjukkan adanya korsleting listrik. Di lokasi juga ditemukan ledakan yang diduga berasal dari freon kulkas. Namun, penyebab pastinya tetap kami serahkan pada pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Proses pemadaman turut melibatkan unsur gabungan dari Polsek Kota Sumenep dan Koramil Kabupaten Sumenep guna memastikan keamanan lokasi serta kelancaran proses penanganan.
Sugiyanto sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, khususnya di lingkungan padat penduduk dan fasilitas umum.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik. Pencegahan adalah kunci utama agar kebakaran tidak terjadi,” tutup Sugik sapaan akrabnya. (REDJAVA****)








