JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Senin (10/11/2025), mendadak ramai diperbincangkan.
Bukan karena agenda besar atau inspeksi mendadak, melainkan karena sosok pria berpenampilan sederhana yang datang mengenakan kaus polos dan celana kasual.
Siapa sangka, pria itu ternyata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep yang baru, Nurhadi Puspandoyo.
Kedatangannya yang santai membuat banyak pegawai sempat tak menyadari bahwa sosok berkaus tersebut adalah pimpinan baru mereka.
Nurhadi tampak berbaur dengan staf, menyapa satu per satu tanpa pengawalan ataupun protokol formal yang kaku.
“Saya kira tadi tamu biasa atau staf dari luar, ternyata beliau Kajari baru,” ujar salah satu pegawai sambil tersenyum.
Sikapnya yang membumi sontak menjadi bahan pembicaraan di lingkungan Kejari Sumenep.
Banyak yang menilai, gaya santai Nurhadi mencerminkan pribadi yang sederhana dan terbuka, namun tetap berwibawa.
Diketahui, sebelum ditugaskan ke Sumenep, Nurhadi menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
Ia menggantikan Sigit Waseso, yang kini berpindah tugas ke Kejaksaan Agung RI.
Meski tampil kasual, Nurhadi menunjukkan ketegasan saat berdialog dengan para kepala seksi dan jaksa fungsional dalam pertemuan internal perdananya.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan pelayanan hukum yang humanis kepada masyarakat.
“Kita harus bekerja dengan hati. Profesional, tapi jangan berjarak dengan masyarakat,” tegas Nurhadi di hadapan jajarannya.
Penampilan sederhana itu memberi kesan mendalam di hari pertamanya memimpin Kejari Sumenep.
Banyak yang melihat langkah awal Nurhadi sebagai sinyal perubahan menuju gaya kepemimpinan yang lebih dekat, terbuka, dan mengedepankan pelayanan publik yang berintegritas.
Dengan gaya santainya, Nurhadi Puspandoyo seolah mengirim pesan: jabatan boleh tinggi, tapi ketulusan dan kerendahan hati tetap menjadi kunci dalam menegakkan keadilan di ujung timur Pulau Madura ini. (REDJAVA****)











