JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kunjungan Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP ke Kecamatan Talango dalam rangka mensosialisasikan Program Sekolah Responsif Gender SRG kepada Pengawas SD dan KKKS se-Kecamatan Talango.
Tiba sekira pukul 09.30 WIB di Sekolah Dasar (SD) Padike IV Kecamatan Talango, Kabid GTK beserta tim disambut hangat pengawas SD, Subagyo SPd dan Ketua KKKS Kecamatan Talango, Mattlawi SPd, Kamis (03/10/2024).

Kepala Bidang (Kabid) GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, MPd menyampaikan kunjungan ke Talango ini di dalam rangka sosialisasikan Sekolah Responsif Gender (SRG) dan giat penutup dari acara sosialisasi SRG di wilayah daratan.
“Kunjungan di sekolah Padike IV Talango ini merupakan kunjungan dalam rangka sosialisasi pembinaan Program Sekolah Responsif Gender yang terakhir di wilayah daratan khususnya,” kata Akhmad Fairusi, SPd, M.AP kepala media ini.
Dirinya mengungkapkan perilaku seorang guru menjadi salah satu penentu bagi anak didik sebagai generasi penerus bangsa, oleh karena itu guru seharusnya memberikan contoh perilaku yang baik kepada mereka.

“Bukan sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik seperti melakukan tindakan kekerasan, perselingkuhan hingga melakukan pelecehan terhadap anak didiknya sendiri. Dan ini sudah terjadi saat ini,” ungkap Fairuz dengan tegas.
Oleh karena itu, Program Sekolah Responsif Gender (SRG) ini menurut Kabid GTK dapat mencegah, mengantisipasi, meminimalisir segala bentuk kejahatan kepada peserta anak didik lingkungan sekolah dan sekitarnya.
“Saya sangat berharap sekali Program Sekolah Responsif Gender (SRG) sesegera mungkin untuk diterapkan di sekolah-sekolah di bawah naungan Disdik Sumenep, seperti yang telah dilakukan di sekolah lainnya di Kabupaten Sumenep,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KKKS Kecamatan Talango, Mattlawi SPd menyebut bahwa ada sekitar 25 lembaga pendidikan yang masuk di bawah naungan Disdik Kabupaten Sumenep, itupun sudah termasuk MI yang ada di Kecamatan Talango.
“20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dan Alhamdulillah kami bersama Pengawas SD sudah ceks di SDN Padike II dan SDN Palasa sudah menerapkan SRG. Dan sisanya akan kami tindak lanjuti Bapak Kabid,” tandasnya (REDJAVA****)












