Momen Hari Pahlawan, Disdik Sumenep Kukuhkan Komitmen Sekolah Inklusi: Pendidikan untuk Semua Anak Bangsa

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Sumenep Melalui Bidang GTK Menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Sekolah Inklusi yang digelar di Hotel Asmi Sumenep, Senin (10/11/2025).

Disdik Sumenep Melalui Bidang GTK Menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Sekolah Inklusi yang digelar di Hotel Asmi Sumenep, Senin (10/11/2025).

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di momentum Hari Pahlawan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menegaskan kembali komitmennya terhadap penyelenggaraan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa, tanpa kecuali. Pesan itu menggema dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Sekolah Inklusi yang digelar di Hotel Asmi Sumenep, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri para fasilitator, kepala bidang, serta puluhan guru peserta dari berbagai satuan pendidikan yang siap menjadi pelopor sekolah ramah bagi semua.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Akhmad Fairuzi, S.Pd., M.AP., menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus mandat konstitusional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Bimbingan teknis ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menghadirkan pendidikan yang tidak diskriminatif dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” kata Fairuzi saat membuka kegiatan tersebut.

Menurut Fairuzi, filosofi inklusi bukan hanya sebatas konsep pendidikan, melainkan cara berpikir tentang kemanusiaan. Pendidikan, katanya, harus membuka ruang bagi semua perbedaan fisik, sosial, maupun kognitif karena sejatinya keberagaman adalah kekuatan, bukan hambatan.

“Ruang kelas yang sejati adalah ruang yang lengkap dengan segala warna. Inklusi berarti memastikan tidak ada anak yang tertinggal, dan semua anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan belajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengutip nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidikan merupakan sarana membentuk manusia merdeka yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan berkembang sesuai kodrat alam serta zamannya.

Baca Juga :  Kapolri Takziah ke Rumah Duka Mustasyar PBNU Habib Zen Bin Umar Bin Sumaith

“Melalui layanan sekolah inklusi, kita sedang meneladani semangat Ki Hajar Dewantara. Setiap anak, dengan keunikan dan potensinya, berhak atas pendidikan yang memerdekakan,” sambung Fairuzi.

Dinas Pendidikan Sumenep, lanjutnya, juga menegaskan dukungan terhadap kebijakan nasional tentang pendidikan inklusif sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 70 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Regulasi tersebut menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, terbuka, dan berkeadilan di semua jenjang.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Pelatihan Di UPT BLK Arjasa, Kurangi Pengangguran Terbuka

Bimtek ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi para guru agar lebih siap menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan ramah anak di sekolah masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan para pendidik yang tidak hanya cakap secara profesional, tapi juga memiliki empati sosial dan kepekaan terhadap keberagaman peserta didik,” pungkas Fairuzi.

Dengan semangat Hari Pahlawan, Dinas Pendidikan Sumenep meneguhkan tekad: bahwa perjuangan di masa kini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan memastikan setiap anak tanpa kecuali memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan bermimpi di ruang pendidikan yang merdeka dan inklusif. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU