Sempat Hilang Hampir Dua Tahun, Buronan Kasus Pencurian Sapi Ditangkap di Kandang Sendiri

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

S (50) Warga Gadu Timur Kecamatan Ganding Bersama Barang Bukti Tersangka Pelaku Pencurian yang Berhasil Dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep

S (50) Warga Gadu Timur Kecamatan Ganding Bersama Barang Bukti Tersangka Pelaku Pencurian yang Berhasil Dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Setelah hampir dua tahun menjadi buronan, S (50), warga Dusun Polay Barat, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, akhirnya tak berkutik di tangan tim Resmob Satreskrim Polres Sumenep.

Pria paruh baya itu ditangkap usai terlibat dalam pencurian dua ekor sapi milik warga yang terjadi pada Desember 2023.

Penangkapan berlangsung dramatis pada Minggu (2/11/2025) pukul 01.30 WIB di wilayah Dusun Polay Barat, setelah penyidik mendapat informasi keberadaan pelaku yang selama ini bersembunyi dari kejaran aparat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini berawal dari laporan EAS (20), warga Dusun Talambung Laok, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, yang kehilangan dua ekor sapi di kandangnya pada pagi hari, 19 Desember 2023.

Baca Juga :  Warung Bambu di Tepi Jalan: Kisah Ibu dan Anak yang Berteduh dalam Keteguhan di Desa Gapura Timur

Sapi-sapi tersebut lenyap dalam semalam, meninggalkan tali pengikat yang telah terpotong rapi.

Polisi segera bergerak. Satu rekan pelaku, MR, lebih dulu ditangkap beberapa bulan setelah kejadian. Namun, S sempat melarikan diri hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah dilakukan pengintaian intensif oleh Unit Resmob Polres Sumenep.

Dalam pemeriksaan, S mengaku mencuri dua ekor sapi bersama MR. Mereka beraksi dini hari, masuk ke kandang korban, memotong tali pengikat, lalu menggiring hewan keluar untuk dijual ke luar wilayah.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa beberapa potong besi rantai dan kawat pengikat yang digunakan dalam aksi pencurian tersebut.

Baca Juga :  Bupati Ra Achmad Fauzi SH MH : Komitmen Bersama Perangkat Daerah Diharapkan Dapat Sukseskan Program Satu Data Indonesia

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., memuji keuletan timnya dalam membongkar jaringan pencurian hewan yang kerap meresahkan warga.

“Kami berkomitmen menindak tegas pelaku pencurian hewan. Tidak ada ruang bagi kejahatan di Sumenep. Masyarakat harus merasa aman dan dilindungi,” tegas AKBP Rivanda, Minggu (2/11).

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H., menegaskan bahwa penangkapan ini bukan akhir, melainkan awal dari pengembangan lebih luas terhadap jaringan pencurian hewan di wilayah Madura timur tersebut.

“Kami menduga masih ada pelaku lain yang terlibat. Penyidik tengah melakukan pengembangan untuk menelusuri alur penjualan sapi curian ini,” ungkap AKP Widiarti.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pencurian hewan, terutama menjelang musim hajatan dan hari besar.

Baca Juga :  Kolaborasi Spesial di Bulan Sya'ban, Hadirkan Ulama dan Praktisi Dakwah

“Kami meminta warga memasang pengaman tambahan di kandang dan segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan. Kerja sama antara polisi dan masyarakat menjadi kunci mencegah kejahatan seperti ini,” ujarnya menegaskan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (2) atau Pasal 363 Ayat (1) ke-1, 3, 4, dan 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Sumenep terus memperkuat langkah hukum dalam melindungi sektor peternakan, yang menjadi penopang ekonomi masyarakat di pedesaan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU