Bapenda Sumenep dan Bank Jatim Gelar Capacity Building Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan Berbasis QRIS

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapenda Sumenep dan Bank Jatim Gelar Capacity Building Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan Berbasis QRIS

Bapenda Sumenep dan Bank Jatim Gelar Capacity Building Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan Berbasis QRIS

JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat komitmen menuju digitalisasi pengelolaan keuangan daerah.

Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building Pembayaran Retribusi Pelayanan Kesehatan Berbasis QRIS, hasil kolaborasi antara Bapenda Sumenep dan Bank Jatim Cabang Sumenep.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., Kabid P3EPD Suhermanto, S.E., M.E. beserta jajaran, Pemimpin Bidang Operasional Bank Jatim, Andi Nufian, serta perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara berlangsung di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep, pada Kamis (23/10/2025) dengan suasana antusiasme tinggi terhadap inovasi digitalisasi retribusi pelayanan publik.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian dari acara “Viral Sumenep 2025” yang akan digelar oleh Bapenda Sumenep pada minggu mendatang, sebagai upaya memperkuat sinergi digitalisasi layanan publik di berbagai sektor.

Dalam acara tersebut, suasana semakin hidup dengan adanya sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber dipandu dengan moderator Kasubid Eko Sulistyo, S.Sos.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget Bantu Siapkan Lahan Tanaman Jagung

Para perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Sumenep antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar penerapan QRIS di lapangan, teknis pelaporan transaksi digital, serta mekanisme integrasi sistem pembayaran dengan Bank Jatim.

Dalam paparannya, Suhermanto, S.E., M.E., menegaskan bahwa penerapan sistem pembayaran berbasis QRIS merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan pendapatan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Kami melihat penerapan QRIS ini bukan sekadar inovasi teknis, tetapi langkah strategis dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang lebih tertib, transparan, dan profesional,” ujar Suhermanto.

Menurutnya, penggunaan sistem digital seperti QRIS sangat membantu dalam meminimalkan potensi kesalahan manual (human error) sekaligus mempercepat proses administrasi di lapangan.

“Dengan sistem digital, semua transaksi tercatat otomatis dan dapat dipantau secara real time. Proses pelaporan yang dulu memakan waktu kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi retribusi menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang menempatkan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat sebagai prioritas utama.

“Kami ingin masyarakat dilayani dengan cara yang lebih mudah dan efisien. Cukup scan QR, transaksi selesai. Tidak perlu antre panjang, tidak perlu menunggu lama,” tegasnya.

Lebih jauh, Suhermanto menyebut bahwa penerapan QRIS merupakan wujud nyata komitmen Bapenda dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah.

“Selisih nol rupiah dalam rekonsiliasi bukan sekadar angka. Itu adalah bukti sistem keuangan yang tertib, terpercaya, dan berintegritas. Dengan digitalisasi, kami ingin memastikan setiap rupiah pendapatan daerah tercatat dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu, Pemimpin Bidang Operasional Bank Jatim, Andi Nufian, menjelaskan bahwa penerapan sistem SISTA (Sistem Integrasi Solusi Transaksi Anda) dan QRIS merupakan bagian dari transformasi digital Bank Jatim dalam mendukung sistem pembayaran non-tunai di sektor publik.

Baca Juga :  Sukseskan Pemilu Serentak 2024, KPU Sumenep Gelar Gathering Media

“SISTA dan QRIS kami hadirkan sebagai solusi digital yang mudah, aman, dan real time. Dengan satu kode QR, semua transaksi bisa dilakukan tanpa batas bank,” terang Andi Nufian.

Ia menambahkan, sistem digital yang terintegrasi ini membantu instansi pemerintah mempercepat pelaporan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan.

“Dengan sistem ini, instansi tidak perlu membuat platform baru. Semuanya sudah kami siapkan secara lengkap, termasuk fitur laporan transaksi yang bisa diunduh kapan saja,” ujarnya.

Menurutnya, QRIS juga bersifat inklusif dan bisa digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan karena terhubung langsung dengan sistem pembayaran nasional.

Baca Juga :  FSKN Kasultanan Sumenep Sambut Tim BPKW XI, Perkuat Jejak Sejarah dan Pelestarian Warisan Keraton

“QRIS tidak terbatas bagi nasabah Bank Jatim saja. Semua pengguna dompet digital seperti OVO, GoPay, DANA, LinkAja, hingga ShopeePay bisa bertransaksi di fasilitas publik yang sudah terintegrasi,” ungkapnya.

Melalui kerja sama antara Bapenda Sumenep dan Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya mempercepat transformasi digital menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, efisien, dan berintegritas.

Kegiatan capacity building ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman para pengelola retribusi di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sumenep, agar mampu mengoperasikan sistem pembayaran digital secara optimal dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Sumenep sebagai daerah percontohan dalam penerapan pembayaran retribusi berbasis digital di Jawa Timur, sekaligus menjadi bagian penting dalam kesuksesan Viral Sumenep 2025 mendatang. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU