JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade, S.I.K. memberikan pesan tegas kepada seluruh personel Polres Sumenep untuk menjaga sikap dan perilaku sebagai aparat penegak hukum.
Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Sumenep pada Senin (13/10/2025), yang diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU), bintara, serta ASN Polri.
Dalam arahannya, Kompol Masyhur Ade menyoroti fenomena gaya hidup hedonisme yang belakangan marak di kalangan publik figur hingga aparatur negara.
Ia mengingatkan agar anggota Polri tidak larut dalam budaya pamer kemewahan yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi.

“Kita selaku aparat negara dilarang untuk bergaya hidup hedon. Jangan sampai memamerkan harta atau kemewahan, karena semua itu hanya bersifat sesaat,” ujar Kompol Masyhur Ade di hadapan peserta apel.
Wakapolres menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang anggota Polri bukan diukur dari seberapa banyak harta atau kemewahan yang dimiliki, melainkan dari dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas.
Orang nomer dua di lingkungan Polres Sumenep itu juga mendorong personelnya untuk memanfaatkan rezeki yang dimiliki dengan cara yang bermanfaat bagi sesama.
“Kalau memiliki kelebihan rezeki, gunakanlah untuk berbagi. Bukan untuk pamer, tetapi untuk menebar manfaat dan menunjukkan kepedulian kita sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, Kompol Masyhur Ade menekankan pentingnya menjaga marwah institusi Polri melalui perilaku yang sederhana, profesional, dan beretika.
Menurutnya, citra Polri yang baik bukan dibangun dari penampilan, melainkan dari keteladanan nyata di lapangan.
“Kehidupan sederhana bukan berarti kekurangan. Justru dari kesederhanaan, kita bisa menumbuhkan ketulusan dan rasa empati kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pesan moral tersebut, apel pagi di Polres Sumenep menjadi momentum penguatan nilai integritas dan pengabdian, sejalan dengan komitmen Polri untuk terus memperbaiki diri dan menjadi institusi yang dicintai masyarakat. (REDJAVA/Humas****)













