JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kiprah tenaga ahli gizi di Kabupaten Sumenep kini memasuki babak baru. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Sumenep periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persagi Provinsi Jawa Timur, Minggu (12/10/2025), di Aula Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sumenep.
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum DPD Persagi Jawa Timur, Taufiqurrahman, SKM, MPH, yang hadir mewakili Ketua DPD Persagi Jatim.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, pimpinan organisasi profesi kesehatan, serta seluruh anggota Persagi Sumenep.
Dalam arahannya, Taufiqurrahman menegaskan bahwa organisasi profesi seperti Persagi memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya peningkatan derajat gizi masyarakat.

“Persagi Kabupaten Sumenep harus mampu berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar kontribusinya benar-benar terasa di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan organisasi menghadapi tantangan wilayah kepulauan Sumenep yang memerlukan pendekatan pelayanan gizi yang inklusif.
“Dengan karakter geografis Sumenep yang unik, diperlukan sistem integrasi yang kuat antara tenaga ahli gizi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk mencapai pemerataan layanan kesehatan dan gizi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Persagi Kabupaten Sumenep terpilih, Arovah Bahtiar Rahman, S.Gz., menyampaikan komitmennya untuk menjadikan masa kepengurusan baru ini sebagai momentum transformasi organisasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi titik awal gerakan baru bagi para ahli gizi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” ungkap Arovah.
Dirinya juga menekankan pentingnya kemitraan dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program gizi berkelanjutan.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk memperkuat edukasi gizi seimbang dan mendukung percepatan penurunan stunting,” tutupnya.
Pelantikan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara profesi gizi dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pangan bergizi, inovasi edukatif, dan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Dengan semangat baru, Persagi Sumenep berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi sehat, produktif, dan berdaya saing. (REDJAVA****)












