Advokat Saobi Desak 85 Persen Saham Migas Kangean untuk Rakyat: Kami Pemilik Sah dari Bumi Ini

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advokat Muda asal Desa Saobi Kangayan, Diyaul Hakki, S.H., M.H.,

Advokat Muda asal Desa Saobi Kangayan, Diyaul Hakki, S.H., M.H.,

JAVANETWORK.CO.ID.MALANG – Rencana eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, kembali memantik perdebatan publik.

Namun di tengah riuh pro dan kontra, muncul suara berbeda dari advokat muda asal Desa Saobi, Diyaul Hakki, S.H., M.H., yang menyatakan dukungan terhadap eksploitasi tersebut dengan syarat yang berani: rakyat Kangean harus menjadi pemilik utama kekayaan alam di tanah mereka sendiri.

Dalam pernyataannya di Malang, Hakki menegaskan bahwa dukungannya terhadap proyek migas bukan bentuk tunduk pada kepentingan elit atau korporasi, melainkan panggilan moral agar kemakmuran benar-benar berpihak pada rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dan leluhur kami hidup dan mati menjaga tanah serta laut Kangean ini jauh sebelum negara ini berdiri. Kami sangat nasionalis. Kalau proyek ini benar-benar untuk kemakmuran rakyat, biarlah rakyat jadi pemiliknya. Minimal 85 persen saham konsorsium migas di Kangean harus dimiliki masyarakat Kangean,” kata Hakki kepada media ini, Rabu (08/10).

Ia mengkritik keras pandangan sebagian pihak yang menuduh penolakan masyarakat terhadap proyek migas sebagai sikap anti-nasionalisme.

Baca Juga :  Hingga Hari ke5, Proses Pencarian ABK KM Vision Global di Perairan Sapeken Terus Berlanjut

Menurutnya, tuduhan semacam itu justru mencerminkan kesalahan cara pandang negara terhadap rakyatnya sendiri.

“Pemerintah sering beralasan bahwa eksploitasi migas ini demi kepentingan nasional, tapi tak pernah menjelaskan hak dan kepentingan masyarakat Kangean atas bumi serta air mereka sendiri. Kami bukan anti-nasionalis kami justru nasionalis sejati. Silakan tambang tanah kami demi kebutuhan negara, tapi biarkan kami jadi pemiliknya,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Hakki menilai, istilah “kemajuan” yang kerap digaungkan dalam proyek-proyek besar sumber daya alam hanya berputar di lingkaran sempit para elit dan investor, sementara masyarakat lokal tetap tersingkir dari pusat manfaat.

“Kita sudah terlalu sering melihat: alam digali, janji ditebar, tapi kesejahteraan tak pernah sampai ke rumah-rumah rakyat. Jangan ulangi pola lama, rakyat jadi penonton di tanah sendiri,” tambahnya.

Hakki pun menawarkan gagasan konkret: masyarakat Kangean tidak hanya harus dilibatkan dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan, tetapi juga harus memiliki porsi kepemilikan nyata melalui saham.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke 116 Kodim 0827/Sumenep Pasang Baja Kanopi Untuk Masjid As Salam Desa Saroka Saronggi

Kata dia, kepemilikan itu akan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus memastikan keadilan ekonomi.

“Kalau masyarakat punya saham, mereka punya suara. Kalau mereka punya suara, perusahaan tak bisa lagi semena-mena. Itulah dukungan kami dukungan yang adil, bukan dukungan yang membutakan nurani,” tegasnya menutup pernyataan.

Bagi advokat muda asal Saobi itu, pembangunan sejati bukan diukur dari jumlah sumur bor atau menara pengeboran, melainkan dari sejauh mana rakyat menikmati hasilnya.

Baca Juga :  Buka FOP Nasional 2024, Bupati Fauzi Merasa Bangga dan Terhormat

Dirinya menegaskan, masyarakat Kangean tidak menolak eksploitasi migas, tetapi menolak ketidakadilan yang dibungkus dengan kata “kemajuan”. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU