JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim), Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H. memimpin Apel Gabungan dalam rangka mewujudkan Sumenep Bebas Narkoba.
Kegiatan ini bertempat di halaman Kantor Pemkab Sumenep di jalan Dr. Cipto Desa Kolor Kecamatan Kota, Senin (06/10/2025)
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Sekda, para Asisten Setda, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Kepala BNNK Sumenep, serta ratusan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H. menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan pentingnya kebersamaan dalam memerangi narkoba.
“Ikan sepat, ikan gabus makin cepat, makin bagus. Perang terhadap narkoba sekarang sudah semakin terang. Dua hari ini, kita mulai dari diri kita sendiri,” ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H. mengungkapkan bahwa BNN baru-baru ini berhasil menggagalkan penyelundupan 35 kilogram narkotika di wilayah Riau, serta menyinggung temuan narkoba di Pulau Masalembu beberapa waktu lalu.
Temuan tersebut, menurutnya, menjadi indikasi bahwa Sumenep termasuk salah satu jalur yang dimanfaatkan jaringan internasional “Golden Triangle” (Laos, Kamboja, dan China) dalam peredaran narkotika lintas negara.
“Temuan di Masalembu menjadi perhatian serius. Ini menunjukkan bahwa wilayah Sumenep termasuk jalur strategis yang rawan disusupi jaringan narkoba internasional. Karena itu, kita semua harus waspada dan bergerak cepat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga wilayah kepulauan agar tidak dimanfaatkan oleh jaringan narkotika.
“Saya hadir di sini bukan sebagai pejabat, tapi sebagai saudara. Saya berharap data yang kita miliki 1,39 persen masyarakat di pedesaan terindikasi penyalahgunaan narkotika dan 2,27 persen di perkotaan bisa menjadi perhatian bersama. Bersih itu harus dimulai dari kita sendiri,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, beliau juga mengajak masyarakat yang ingin berhenti dari jerat narkotika untuk tidak takut melapor dan mengikuti program rehabilitasi yang disediakan BNN.
“Bagi siapa pun yang ingin bertobat dari narkoba, datanglah ke kantor BNNK setempat. Kita akan bantu rehabilitasi, bukan proses hukum. Niat baik pasti ada jalan,” pesannya.
Menutup sambutannya, Kepala BNNP Jatim menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penyampaiannya.
“Sepuluh menit ini adalah pijakan kita untuk melangkah bersama mewujudkan Sumenep yang benar-benar bebas dari narkoba,” pungkasnya.
Kegiatan apel gabungan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta apel, sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan Sumenep yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. (REDJAVA****)











