Rutan Sumenep Gelar Skrining TBC Massal, 355 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rutan Sumenep Gelar Skrining TBC Massal, 355 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan, Kamis (25/09/2025)

Rutan Sumenep Gelar Skrining TBC Massal, 355 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan, Kamis (25/09/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suara riuh langkah para warga binaan bergantian memenuhi halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Selasa pagi (24/9/2025). Mereka satu per satu antre, bukan untuk sidang atau kunjungan keluarga, melainkan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang jarang dilakukan: skrining Tuberkulosis (TBC) massal dengan metode Chest X-Ray (CXR).

Selama dua hari, 24–25 September 2025, seluruh 355 warga binaan Rutan Sumenep diperiksa dalam program Active Case Finding (ACF). Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Kesehatan, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep melalui Puskesmas Pamolokan.

Kegiatan tersebut tidak berdiri sendiri. Ia merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirwatkeshab Ditjenpas Kemenimipas RI No. PAS.06-PK.07.03-442, yang mewajibkan pelaksanaan rontgen dada serentak di 532 rutan, lapas, LPAS, dan LPKA di 33 wilayah Indonesia sepanjang 2025.

Baca Juga :  Pasca Demo, Ada Apa Kantor BPN Sumenep Dikunjungi Petugas Kementerian ATR Dan Kanwil BPN Jatim

Di Rutan Sumenep, prosedur berlangsung dengan cermat. Warga binaan didata, lalu menjalani skrining gejala oleh tenaga medis Klinik Rutan bersama tim vendor PT. Cito Putra. Setelah itu, giliran mesin rontgen bekerja memindai kondisi paru-paru mereka.

Bagi yang terindikasi terduga TBC, spesimen dahak dikumpulkan dan diuji melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) oleh petugas Puskesmas Pamolokan. Seluruh hasil pemeriksaan tidak berhenti di lembaran kertas, melainkan langsung masuk ke Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) yang terintegrasi nasional.

Baca Juga :  Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tindak Lanjuti Perintah Kapolri Terkait Maraknya Perjudian Di Riau Dan Sumut

Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, menegaskan pentingnya langkah ini.

“Lingkungan rutan memiliki risiko tinggi dalam penyebaran penyakit menular. Oleh karena itu, skrining TBC menjadi langkah strategis untuk melindungi kesehatan warga binaan sekaligus petugas,” ujarnya kepada media ini.

Menurut Heri, ruang sempit, interaksi padat, dan keterbatasan ventilasi membuat rutan rentan menjadi episentrum penularan TBC. Karena itu, ia menyebut kerja sama lintas lembaga ini sebagai bentuk sinergi yang tidak bisa ditawar.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Sumenep, dan seluruh pihak yang telah mendukung penuh. Harapannya, rutan ini bisa benar-benar bebas dari penyebaran TBC,” tegasnya.

Meski awalnya sempat canggung, warga binaan menunjukkan antusiasme mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan. Bagi mereka, layanan kesehatan semacam ini bukan hanya hak, tapi juga harapan agar masa pembinaan dapat dijalani tanpa dibayangi penyakit menular.

Baca Juga :  Dirjen Bina Bangda Menghimbau Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) Seluruh Untuk Bersinergi Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Daerah

Kegiatan yang berlangsung tertib ini menjadi bagian dari upaya nasional menekan angka kasus TBC. Indonesia sendiri masih termasuk negara dengan beban TBC tinggi di dunia, sehingga deteksi dini di lingkungan berisiko seperti rutan dan lapas dinilai krusial.

“Dengan egiatan skrining massal ini, Kami Rutan Sumenep ingin membuktikan bahwa kesehatan tetap menjadi prioritas, bahkan di balik jeruji besi,” tutup Karutan Sumenep Heri Sutriadi. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru