JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Pasongsongan ditutup dengan suasana religius sekaligus meriah.
Istighotsah Refleksi Kemerdekaan menjadi penutup resmi rangkaian peringatan, yang digelar di Pendopo Kecamatan Pasongsongan, Jumat (5/9/2025).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, jajaran Forkopimcam, para tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, serta seluruh panitia lomba.
Kehadiran mereka menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat makna kebersamaan di ujung perayaan kemerdekaan tahun ini.
Selain doa bersama, acara juga diwarnai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Agustusan yang telah digelar sepanjang bulan Agustus.
Suasana penuh kegembiraan tampak ketika para pemenang dipanggil satu per satu untuk menerima penghargaan atas partisipasi dan prestasi mereka.
Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pilihan format istighotsah menjadi bagian penting dalam menjaga ketenteraman wilayah.
“Acara ini sengaja dikemas dengan istighotsah agar Kecamatan Pasongsongan tetap kondusif. Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua panitia, masyarakat, dan para kepala desa yang telah mendukung suksesnya peringatan HUT RI ke-80,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga cara menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Lomba-lomba yang digelar telah memupuk sportivitas dan persaudaraan antarwarga. Penyerahan hadiah ini menjadi simbol penghargaan atas kebersamaan tersebut,” imbuhnya.
Kemeriahan dan kekhidmatan berpadu menjadi satu. Doa kebangsaan, rasa syukur, serta kebersamaan masyarakat Pasongsongan menjadi penutup indah perayaan HUT RI tahun ini.
“Semoga semangat kebersamaan ini menjadi modal utama kita dalam membangun Pasongsongan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” tutupnya.
Dengan demikian, seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Pasongsongan resmi berakhir, meninggalkan pesan moral bahwa kemerdekaan bukan sekadar dirayakan, tetapi juga dihayati dan dijaga bersama. (REDJAVA****)










