JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) serentak nasional di seluruh kecamatan Kabupaten Sumenep, Sabtu (30/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB. Program ini menjadi sorotan publik lantaran memberikan akses pangan murah bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli rakyat.
Dalam kegiatan ini, sejumlah komoditas pokok dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar, di antaranya beras SPHP Rp11.500/kg, minyak goreng “Minyak Kita” Rp15.000/liter, dan gula pasir Rp17.000/kg. Sementara khusus untuk wilayah kepulauan, harga akan disesuaikan dengan kondisi distribusi.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menegaskan bahwa gerakan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah dinamika harga pangan.
“Pemerintah tidak hanya hadir dengan regulasi, tetapi juga memberikan solusi konkret agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini bukti keberpihakan kami kepada rakyat,” ujarnya, Jum’at (29/08/2025).
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., menambahkan bahwa pelaksanaan pasar murah secara serentak di seluruh kecamatan merupakan strategi efektif agar manfaatnya dirasakan langsung hingga pelosok desa.
“Kita ingin masyarakat dari kota hingga kepulauan benar-benar merasakan manfaatnya. Karena menjaga kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama,” imbuhnya.
Antusiasme masyarakat pun diperkirakan akan tinggi, mengingat harga komoditas yang ditawarkan jauh di bawah harga pasaran. Pasar murah ini juga diharapkan mampu meredam spekulasi harga dan memberikan rasa aman bagi warga jelang akhir bulan Agustus.
Program GPM serentak nasional di Sumenep ini bukan hanya sekadar kegiatan jual-beli, melainkan juga bagian dari gerakan solidaritas kebangsaan dalam rangka memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan tagline “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, pasar murah ini diprediksi akan menjadi topik hangat di tengah masyarakat Sumenep, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan kebijakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat kecil. (REDJAVA****)












