Satlantas Polres Sumenep Gaungkan Budaya Tertib Lalin Lewat Teguran Simpatik

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satlantas Polres Sumenep Gaungkan Budaya Tertib Lalin Lewat Teguran Simpatik, Jum'at (22/08/2025)

Satlantas Polres Sumenep Gaungkan Budaya Tertib Lalin Lewat Teguran Simpatik, Jum'at (22/08/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEPTegas tapi tetap humanis. Itulah wajah baru penegakan aturan yang ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep.

Para pengemudi roda empat (R4) yang kedapatan tidak mengenakan sabuk pengaman di depan Markas Komando (Mako) Polres Sumenep tidak langsung ditilang, melainkan mendapat teguran simpatik dari petugas, Jum’at (22/08/2025)

Dengan senyum dan sapaan ramah, polisi lalu lintas menyampaikan imbauan sekaligus edukasi tentang pentingnya sabuk pengaman.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Perintahkan Kapolres Probolinggo Periksa Anggota dan Bhayangkari yang Viral

Bahkan, untuk memperkuat pesan keselamatan, petugas juga membagikan brosur informatif dan stiker keselamatan agar pengemudi selalu teringat akan disiplin berkendara.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, menegaskan bahwa langkah persuasif jauh lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Sabuk pengaman bukan sekadar aturan, melainkan pelindung utama ketika terjadi kecelakaan. Dengan cara simpatik, kami ingin masyarakat sadar tanpa merasa terintimidasi,” ujarnya kepada media ini.

Menurut AKP Ninit, masih banyak pengendara yang menyepelekan sabuk pengaman. Padahal, dalam banyak kasus kecelakaan, perangkat sederhana itu justru menjadi penyelamat nyawa.

“Kesadaran ini yang terus kami dorong. Edukasi harus berjalan beriringan dengan penindakan, supaya keselamatan benar-benar bisa menjadi budaya bersama,” imbuhnya.

Ia memastikan, kegiatan serupa akan digelar secara rutin, terutama di titik-titik rawan pelanggaran kasat mata. Tidak hanya soal sabuk pengaman, tetapi juga pelanggaran lain seperti penggunaan ponsel saat berkendara hingga melanggar rambu lalu lintas.

“Kami tidak ingin masyarakat sekadar takut pada sanksi, melainkan benar-benar paham bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan hanya kewajiban,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing
BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah
Masih Ada ASN Tak Pakai Peci Hitam, Sekdakab Sumenep Kembali Ingatkan Instruksi Bulan Bung Karno
Perhatian Bupati Fauzi untuk Petani Tembakau Sumenep, Doakan Panen Sukses dan Kesejahteraan Meningkat
Dari Silaturahmi hingga Aksi Kemanusiaan, Forsekdesi Sumenep Perkuat Peran Organisasi
Polisi Ganding Bergerak Cepat, Pelaku Sabu Ditangkap di Pinggir Jalan Desa Ketawang Larangan
Dukungan TNI di Soekarno Fun Run 2026, Danyonif TP 931/KJ Hadir di Tengah Ribuan Warga Sumenep

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:51 WIB

Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang

Senin, 15 Juni 2026 - 14:16 WIB

Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Senin, 15 Juni 2026 - 12:35 WIB

BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah

Senin, 15 Juni 2026 - 08:55 WIB

Masih Ada ASN Tak Pakai Peci Hitam, Sekdakab Sumenep Kembali Ingatkan Instruksi Bulan Bung Karno

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:41 WIB

Perhatian Bupati Fauzi untuk Petani Tembakau Sumenep, Doakan Panen Sukses dan Kesejahteraan Meningkat

Berita Terbaru