JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Sumenep resmi mengukuhkan Tim Program Unggulan sekaligus melakukan bedah metode, kurikulum, dan SpHeal Blessing Award. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Sumenep, Rabu (20/8), sebagai wujud komitmen PD IPARI dalam menghadirkan inovasi penyuluhan agama yang lebih modern dan transformatif.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, yang menyampaikan apresiasi atas terobosan program tersebut.
“Program ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas layanan penyuluhan agama yang lebih humanis, spiritual, dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Abdul Wasid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
SpHeal (Spiritual Healing) Blessing Award, sebagai inovasi unggulan PD IPARI Sumenep, hadir untuk memberikan penghargaan sekaligus penguatan kapasitas bagi para penyuluh agama yang aktif mengembangkan pendekatan spiritual dalam pembinaan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, dilakukan bedah mendalam terhadap metode pelaksanaan, sistem kurikulum, serta indikator pencapaian dari program tersebut, agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara Ketua PD IPARI Sumenep, Moh. Halilu, menekankan bahwa pengukuhan tim dan bedah program ini merupakan langkah awal untuk membumikan gerakan penyuluhan yang lebih relevan dengan kebutuhan umat.
“Melalui tim program unggulan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir dari penyuluh dapat terwadahi dan disinergikan dengan program Kementerian Agama secara lebih luas,” tegas Halilu.
Acara ditutup dengan peluncuran draft awal kurikulum SpHeal Blessing Award, serta sesi diskusi dan penyusunan timeline pelaksanaan program ke depan.
PD IPARI Sumenep menaruh harapan besar, bahwa kegiatan ini dapat menjadi model kolaboratif antara penyuluh agama dan berbagai stakeholder, guna meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat. (REDJAVA****)









