JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tak melulu soal kobaran api, rupanya Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumenep juga lihai menyelamatkan warga dari “jeratan” benda kecil namun menyiksa.
Cincin stanlis yang tersangkut di jari manis! Aksi ini bukan hanya menyelamatkan satu jari, tapi juga menuai kekaguman warga hingga ramai jadi perbincangan di berbagai lini media sosial, Rabu (30/07/2025).
Insiden tak biasa ini terjadi ketika Ahmad Habibillah, warga Dusun Karang Komis, Desa Marengan Laok, datang tergopoh-gopoh ke Mako Damkar Sumenep. Bukan karena rumah kebakaran, melainkan karena cincin stanlis di jarinya tak bisa dilepaskan dan mulai menimbulkan rasa nyeri.
“Beruntung, Tim Damkar Sumenep tak pernah pandang bulu dalam tugas penyelamatan,” kata Kabid Sugiyanto mewakili Kasatpol PP & Damkar Sumenep.
Dengan sigap dan penuh kehati-hatian, mereka langsung menyiapkan gerinda mini, alat andalan untuk kasus-kasus seperti ini.
Hanya dalam hitungan menit, proses penyelamatan dimulai dengan penuh konsentrasi. Suasana menegangkan pun sempat terjadi karena cincin yang tebal dan keras harus dipotong tanpa melukai kulit korban.
“Tim kami langsung bergerak setelah laporan masuk pukul 13.30 WIB. Kami pastikan semua prosedur keselamatan dijalankan,” ungkapnya.
Proses pemotongan cincin selesai pukul 14.10 WIB, tanpa luka sedikit pun, dan bahkan diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim dan korban, sebagai simbol bahwa penyelamatan bukan hanya tugas teknis, tetapi juga kemanusiaan.
Sugiyanto menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa Damkar bukan hanya pemadam api, tapi juga pelayan masyarakat yang siap hadir dalam situasi apa pun.
“Kami terbuka 24 jam. Bukan hanya kebakaran, tapi juga evakuasi binatang, pelepasan cincin, hingga penyelamatan non-konvensional lainnya. Ini bukti bahwa Damkar makin humanis dan dekat dengan rakyat,” tandasnya. (REDJAVA****)












