Pengacara Raja Hantu di Grup WA Advokat, LSM & Wartawan: Direktur RSUDMA Tak Boleh Mundur, Ini Alasannya!

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Kurniadi yang Dikenal Sebutan Pengacara Raja Hantu

Pengacara Kurniadi yang Dikenal Sebutan Pengacara Raja Hantu

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Polemik dugaan pengunduran diri Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, kian menyita perhatian publik.

Sorotan tajam muncul dari kalangan advokat, salah satunya Kurniadi, pengacara nyentrik yang dikenal luas dengan julukan “Pengacara Raja Hantu”.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah diskusi terbuka yang berlangsung di Grup WhatsApp Advokat, LSM, dan Wartawan se-Kabupaten Sumenep sebuah forum virtual yang kerap menjadi ruang kritik dan refleksi atas isu-isu strategis di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kurniadi, polemik ini tak bisa dilihat secara sempit. Ia menyebut ada dinamika persaingan di balik gejolak tersebut baik antar rumah sakit maupun di tingkat struktural birokrasi pelayanan publik.

“Ini bukan sekadar soal mundur atau tidak mundur. Ini soal posisi dan pertarungan eksistensi. RSUDMA dulu dikenal buruk karena salah urus. Banyak dokter menolak bergabung, pelayanan pun sempat terpuruk,” ujarnya, Minggu (27/07/2025).

Namun, kata Kurniadi, semua itu berubah di bawah kepemimpinan dr. Erli. Dalam waktu enam tahun, RSUDMA berhasil naik kelas dari tipe C ke tipe B sebuah capaian yang tak bisa dianggap biasa.

“Kenaikan status itu artinya pelayanan naik kelas. Secara teori bisa sampai 80 persen. Dan ini bukan penilaian asal-asalan, tapi dilakukan oleh lembaga lintas fungsi yang kredibel,” tegasnya.

Sayangnya, lanjut Kurniadi, di tengah capaian besar itu, sang direktur justru menghadapi tekanan psikologis luar biasa.

“Prestasinya bukan diapresiasi, tapi malah dibully. Oleh siapa? Oleh sebagian pihak yang seharusnya ikut mendorong perubahan,” ucapnya lebih lanjut.

Ia pun membela keputusan emosional dr. Erli yang belakangan dikabarkan mengajukan pengunduran diri.

“Kalau lelah, itu manusiawi. Tapi mundur atau tidaknya seorang direktur bukan keputusan pribadi. Itu ada di tangan pejabat yang mengangkat,” katanya.

Terkait hal itu, Kurniadi meyakini Bupati Sumenep tidak akan begitu saja melepas sosok sekuat dr. Erli.

“Figur seperti beliau bukan sekadar menjabat, tapi memang dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah. Ini bukan soal keinginan pribadi, tapi soal kebutuhan institusional. Tidak mudah mencari orang yang tahan dibully, tapi tetap bekerja dengan hati untuk memperbaiki RSUD,” tandasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Diproyeksikan PAD 2026 Tembus Rp500 Miliar, Strategi Bapenda Tanpa Bebani Masyarakat Jadi Kunci
Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU