JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik riuhnya aktivitas kota pada Jumat pagi, ada satu pemandangan yang menyentuh hati. Para prajurit TNI dari Koramil 0827/01 Kota turun ke jalan bukan untuk berbaris atau apel, tapi membagikan harapan dalam bentuk kotak-kotak nasi kepada mereka yang sering terlewatkan oleh sorotan: tukang becak, pemulung, dan kaum duafa.
Kegiatan bertajuk Jumat Berkah ini dilaksanakan pada Jumat (18/7/2025) mulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 150 nasi kotak dibagikan langsung oleh para Babinsa dengan rute mulai dari Markas Koramil menuju sejumlah titik strategis di jantung Kota Sumenep: Jl. Agus Salim, Jl. Imam Bonjol, Jl. Halim Perdanakusuma, Jl. Kartini, Jl. Jenderal Sudirman, hingga Jl. Diponegoro.
Danramil 0827/01 Kota Kapten CZI Acep Kusnadi yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata TNI terhadap masyarakat kecil di sekitar mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga merawat sisi kemanusiaan. Lewat Jumat Berkah ini, kami ingin menyapa mereka yang kerap tak terdengar suaranya. Sekadar nasi kotak, tapi semoga menjadi energi dan semangat baru untuk mereka bertahan hari ini,” ujar Kapten Acep kepada media ini.
Pemandangan yang tersaji begitu hangat. Tukang becak yang lelah menunggu penumpang tersenyum haru saat menerima bingkisan. Pemulung yang kerap dipandang sebelah mata tampak terdiam sejenak, seakan tak percaya mendapatkan perhatian dari para tentara.
Kegiatan berakhir pukul 10.30 WIB dalam suasana tertib dan penuh rasa syukur. Tak hanya membagikan makanan, para Babinsa juga menyapa hangat setiap warga yang ditemui, menunjukkan bahwa kehadiran TNI bukan hanya dalam bentuk seragam, tapi juga dalam pelukan sosial kemasyarakatan.
Langkah kecil ini, meski tak masuk dalam statistik pembangunan, sejatinya adalah wujud nyata bela negara dalam makna yang paling dalam: merawat nurani, membangkitkan harapan.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Karena TNI kuat bukan hanya karena senjata, tapi karena rakyat yang percaya dan merasa dilindungi,” tutup Kapten Acep
Kegiatan ini sontak menjadi pembicaraan hangat di berbagai lini media sosial. Warga net mengapresiasi langkah Koramil Kota dan berharap program serupa bisa dilaksanakan rutin serta diikuti oleh instansi lainnya. Di tengah derasnya arus informasi negatif, secercah aksi seperti ini menjadi oase penguat empati dan persatuan. (REDJAVA****)








