JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumenep menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah dengan semarak melalui agenda Gebyar Muharram 1447 H, yang digelar sepanjang bulan Muharram.
Serangkaian kegiatan inspiratif, edukatif, dan kreatif digelar sebagai bentuk syiar sekaligus pemberdayaan perempuan Nahdliyin.
Salah satu agenda utama dalam Gebyar Muharram kali ini adalah Peresmian Program Mustika Segar, akronim dari Muslimat Cantik, Sehat, dan Bugar program nasional dari Pimpinan Pusat Muslimat NU yang kini diimplementasikan secara aktif di Kabupaten Sumenep.
Acara peresmian berlangsung meriah di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Pandian, Sabtu (12/7/2025), ditandai dengan kegiatan Senam Sehat Bersama yang melibatkan ratusan kader Muslimat NU dari seluruh kecamatan.
Ketua PC Muslimat NU Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah, menyampaikan bahwa Mustika Segar merupakan bagian dari gerakan nyata Muslimat NU untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya gaya hidup sehat dan produktif.
“Mustika Segar adalah ikhtiar menciptakan generasi Muslimat yang sehat jasmani, kuat mental, dan bugar dalam kontribusi sosial. Ibu-ibu Muslimat harus menjadi pelopor hidup sehat di keluarga dan masyarakat,” ungkap mantan Wakil Bupati Sumenep yang akrab disapa Nyi Eva.
Senam dimulai sejak pukul 06.00 WIB, dipandu instruktur profesional dan diiringi musik enerjik yang membangkitkan semangat. Selain itu, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hasil kerja sama dengan Puskesmas Pandian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Daerah, melalui keterlibatan TP PKK, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
Dengan semangat hijrah di bulan Muharram, PC Muslimat NU Sumenep berharap Mustika Segar menjadi titik tolak lahirnya gerakan kesehatan perempuan yang lebih luas, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan berkelanjutan sebagai bagian dari jihad sosial.
Gebyar Muharram juga dimeriahkan dengan Lomba Hias Tumpeng antar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Sumenep.
Bertempat di aula kampus STIT Aqidah Usymuni, lomba ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus pelestarian tradisi kuliner khas Nusantara yang sarat nilai spiritual dan budaya.

Setiap PAC diwakili oleh dua orang peserta, dengan ketentuan biaya maksimal menghias tumpeng sebesar Rp50.000 dan waktu pengerjaan selama 45 menit. Juri yang dihadirkan berasal dari kalangan profesional di bidang kuliner dan jasa boga.
Sekretaris PC Muslimat NU Sumenep, Siti Asiyah, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran justru menjadi tantangan untuk memunculkan kreativitas.
“Anggaran hanya Rp50 ribu, tapi kami ingin kader-kader Muslimat mampu menyajikan karya terbaik dari keterbatasan. Ini juga bentuk pelatihan keterampilan rumah tangga dan wirausaha,” ujarnya.
PAC Muslimat NU Kota Sumenep berhasil meraih juara pertama, disusul oleh PAC Pragaan sebagai juara kedua, dan PAC Ambunten sebagai juara ketiga. Suasana kompetisi berlangsung hangat, diwarnai kekompakan dan semangat kolaborasi antarkader.
Selain dua kegiatan utama tersebut, Gebyar Muharram 1447 H juga diisi dengan berbagai lomba edukatif seperti:
- Lomba Pemahaman Dasar PDPRT Muslimat NU
- Lomba Hadrah Banjari
- Khatmil Qur’an dan santunan anak yatim
Adapun acara puncak akan dikemas dalam bentuk Pengajian Umum Keagamaan yang saat ini masih dalam tahap finalisasi teknis pelaksanaan.
Dengan semangat hijrah dan visi pemberdayaan perempuan, PC Muslimat NU Sumenep berharap Gebyar Muharram 1447 H menjadi momentum kebangkitan peran sosial, spiritual, dan kultural Muslimat di tengah masyarakat. (REDJAVA****)












