Bupati Sumenep: Nelayan Masalembu Bukan Sekadar Pelapor, Mereka Pahlawan

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dari gulungan ombak di Laut Masalembu, sebuah kisah kepahlawanan muncul bukan dari aparat, bukan dari elit kota, tetapi dari tangan kasar nelayan yang sehari-hari bergumul dengan gelombang dan badai. Empat orang nelayan sederhana telah menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkotika.

Mereka adalah Sirat (60), Naim (30), Fadil (25), dan Mastur (40) nelayan asal Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Saat sedang melaut, sekitar empat mil dari garis pantai, mereka menemukan sebuah drum besi terapung mencurigakan. Tatkala dibuka, isinya membuat mereka terperanjat: puluhan bungkus kristal putih sabu-sabu seberat 35 kilogram.

Alih-alih diam atau tergoda oleh nilainya yang miliaran rupiah, para nelayan ini memilih jalan yang mulia. Mereka langsung melapor ke pihak berwenang, tanpa ragu, tanpa syarat.

Langkah cepat mereka membuat aparat gabungan TNI-Polri segera mengamankan barang bukti, membawanya ke Polres Sumenep, dan selanjutnya diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Jawa Timur. Beberapa hari setelahnya, tim dari Ditresnarkoba Polda Jatim turun langsung ke Masalembu untuk melakukan penyisiran. Hasilnya, 17 bungkus tambahan sabu kembali ditemukan memperkuat dugaan bahwa kawasan perairan terpencil ini telah menjadi jalur perlintasan narkoba jaringan internasional.

Tindakan cepat dan jujur para nelayan itu mendapat perhatian serius dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Dalam pernyataannya, Kamis (5/6/2025), Bupati menyampaikan rasa salut sekaligus keprihatinannya.

“Kita patut bangga. Begitu menemukan, para nelayan ini langsung melapor. Ini bukan hal sepele, ini tindakan yang menyelamatkan generasi. Yang mengkhawatirkan adalah ketika temuan seperti itu malah disembunyikan atau disalahgunakan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian dan keberanian mereka, Bupati memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan memberikan penghargaan khusus kepada para nelayan tersebut.

“Mereka adalah pahlawan keamanan dari laut. Tentu akan kita beri penghargaan,” tegas sosok orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Temuan sabu dalam jumlah besar ini menandai potensi bahaya baru: wilayah laut Masalembu yang terpencil namun strategis, kini mulai disorot sebagai celah baru dalam jaringan peredaran narkotika. Ditresnarkoba Polda Jatim tengah mendalami indikasi bahwa jalur laut ini digunakan oleh sindikat internasional sebagai lintasan “sunyi” untuk menyelundupkan barang haram ke Indonesia.

Baca Juga :  Semangat Paberasan: Santri, Polisi dan Petani Tanam Jagung Serentak Lewat Zoom Meeting Nasional

Di tengah krisis moral dan maraknya penyalahgunaan narkoba, kisah para nelayan ini hadir sebagai pelajaran dan pengingat bahwa moralitas tidak selalu datang dari pendidikan tinggi atau jabatan mentereng tapi bisa tumbuh dari nurani yang jujur, bahkan di tengah lautan.

Baca Juga :  Harga Komoditas Telur Ayam Ras di Sumenep Berangsur Turun

Dengan langkah tegas Pemkab Sumenep dan perhatian dari kepolisian, peristiwa ini tidak hanya akan tercatat sebagai penggagalan besar peredaran sabu, tapi juga menjadi momentum membangun kesadaran kolektif: bahwa menjaga negeri dari bahaya narkotika bisa dimulai dari satu keputusan sederhana berani melapor.

“Kita tidak bisa memilih di mana ancaman itu muncul, tapi kita selalu bisa memilih bagaimana menyikapinya. Nelayan-nelayan Masalembu sudah memberi contoh: bahwa keberanian dan kejujuran adalah benteng pertama dalam menjaga negeri ini dari kehancuran,” pungkasnya. (REDJAVA***)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU