Setangkup Nasi, Sejuta Doa: Bungturat KBS Sumenep Sentuh Hati di Jalanan Kota

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setangkup Nasi, Sejuta Doa: Bungturat KBS Sumenep Sentuh Hati di Jalanan Kota

Setangkup Nasi, Sejuta Doa: Bungturat KBS Sumenep Sentuh Hati di Jalanan Kota

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Jalanan Sumenep pagi itu tampak seperti biasa: lalu lintas perlahan mulai padat, tukang becak mulai menggayuh rezekinya, dan sejumlah warga berjalan tergesa, mengejar waktu dan harapan. Namun di sudut simpang tiga Mapolres Sumenep, ada yang berbeda.

Sekelompok anak muda berdiri di sana, membawa puluhan bungkus nasi yang dibungkus rapi. Mereka bukan pedagang. Mereka juga bukan tim promosi. Mereka adalah bagian dari Komunitas Kita Berbagi Sosial (KBS) Sumenep, yang hari itu menjalankan satu misi mulia: berbagi makanan untuk mereka yang sering kali tak terlihat oleh dunia tukang becak, pemulung, pedagang kecil, dan siapa pun yang hidup dari jalan ke jalan.

Aksi ini mereka namakan Bungturat, akronim dari Bungkus Tujuan Akhirat sebuah filosofi sederhana namun sarat makna. Satu bungkus nasi, satu langkah menuju kebaikan yang abadi.

“Kami tidak mengejar popularitas. Kami hanya ingin memastikan bahwa masih ada yang peduli. Masih ada yang menyapa mereka yang kerap terabaikan. Mungkin ini kecil, tapi kami percaya, satu bungkus nasi bisa menyalakan harapan,” ujar Ahmad Zahruddin, Ketua KBS Sumenep di sela-sela kegiatan, Jum’at (30/05/2025)

Kegiatan ini bukan sekadar pembagian makanan. Di baliknya ada kerja sama, empati, dan semangat gotong royong yang tumbuh dari hati yang tulus.

Komunitas Marker’s juga turut terlibat, memperlihatkan bahwa kemanusiaan bisa menyatukan siapa saja, tanpa harus satu warna atau organisasi.

Baca Juga :  Kodim 0827/Sumenep Gelar Penghijauan Bersama Masyarakat Kampung Pancasila

Beberapa warga penerima tampak terdiam saat menerima nasi bungkus. Ada yang mencium bungkusnya pelan, mungkin sambil membatin, “Hari ini aku tak perlu lapar.” Ada yang mengangkat tangan mendoakan, dengan suara nyaris tak terdengar, “Semoga berkah, nak…”

Di tengah kehidupan yang serba cepat dan individualistis, gerakan seperti ini terasa seperti pelukan hangat bagi mereka yang dingin oleh kerasnya hidup.

Dan bagi relawan, Bungturat bukan sekadar kegiatan, tetapi cermin kecil yang memperlihatkan bahwa hidup tak hanya soal diri sendiri.

Ahmad Zahruddin menyampaikan bahwa Bungturat adalah program rutin yang akan terus dilanjutkan. Tak ada sponsor besar, tak ada panggung megah. Hanya niat baik, tangan-tangan sukarela, dan hati yang peduli.

“Kami percaya bahwa kebaikan tidak harus menunggu momen tertentu. Justru di hari-hari biasa, kami ingin menjadikannya luar biasa dengan kepedulian. Kami sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin ikut ambil bagian. Entah itu dengan menyumbang makanan, uang, atau bahkan hanya ikut membagikan. Semua akan jadi bagian dari ladang amal,” jelasnya.

Ia berharap gerakan ini bisa menginspirasi komunitas lain untuk ikut bergerak, untuk menjadikan empati sebagai budaya, dan berbagi sebagai kebiasaan.

“Semoga satu bungkus nasi ini tak hanya mengenyangkan perut, tapi juga menguatkan hati, dan mengingatkan kita semua bahwa di balik kehidupan yang kita jalani, ada tanggung jawab sosial yang tak boleh dilupakan,” pungkas Zahruddin. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

BERITA TERBARU