Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Skandal Tambak Udang Sumenep: 400 Usaha Bodong Merusak Lingkungan dan Hilangkan PAD Milliaran - Java Network

Skandal Tambak Udang Sumenep: 400 Usaha Bodong Merusak Lingkungan dan Hilangkan PAD Milliaran

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Saat Pansus DPRD Sumenep saat melakukan sidak ke Tambak Udang Desa Pakandangan Tengah yang berbau amis dan Tambak Udang Desa Sendang yang diduga beroperasi tanpa izin.

Foto Saat Pansus DPRD Sumenep saat melakukan sidak ke Tambak Udang Desa Pakandangan Tengah yang berbau amis dan Tambak Udang Desa Sendang yang diduga beroperasi tanpa izin.

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puluhan bahkan ratusan tambak udang di Kabupaten Sumenep, Madura, kini terungkap beroperasi tanpa izin resmi dan menimbulkan kerusakan lingkungan serius. Temuan itu muncul dari inspeksi mendadak (sidak) Pansus Tambak Udang DPRD Sumenep ke Kecamatan Bluto dan Pragaan, Jumat kemarin.

Ketua Pansus, Akhmadi Yasid, memimpin pengecekan di lapangan. Fakta yang terkuak mengejutkan: banyak tambak tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai, ada yang bahkan sama sekali tak berizin alias “bodong”.

“Di Pakandangan Tengah, IPAL dibangun seadanya. Kami menduga limbah dibuang langsung ke laut. Bau amis menyengat sangat terasa di sekitar tambak,” kata Wakil Ketua Pansus, Eka Bagas Ardiansyah, Jum’at (12/12/2025). Anehnya, pihak Dinas Lingkungan Hidup setempat menganggap kondisi IPAL di lokasi itu tidak bermasalah, padahal faktanya jauh dari standar.

Berdasarkan data DPMPTSP Sumenep, tercatat sekitar 400 tambak udang tak berizin, tersebar dari daratan hingga kepulauan. Sementara tambak yang berizin hanya 31 titik, tetapi sebagian besar tetap bermasalah terkait IPAL.

“Ini bukan sekadar persoalan lingkungan. Dari sisi ekonomi, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hilang hingga mendekati Rp 1,5 miliar per tahun hanya dari biaya uji limbah,” kata anggota Pansus, M. Muhri. Menurutnya, jika dikelola sesuai aturan, tambak-tambak ini bisa menjadi sumber PAD yang sangat signifikan bagi Sumenep.

Kondisi terparah terlihat di Kecamatan Pragaan, di mana tidak ada satu pun tambak yang memiliki izin resmi. Luas tambak mencapai puluhan hektare, namun pengelolaannya selama ini sama sekali tak diawasi secara legal.

Dalam waktu dekat, Pansus berencana memanggil pengusaha tambak untuk membahas tata kelola dan kepatuhan perizinan. Langkah ini dianggap penting untuk menata industri tambak udang agar ramah lingkungan, legal, dan memberi manfaat maksimal bagi daerah. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Menanam Pohon, Menanam Politik Masa Depan: Fauzi Jadikan Ulang Tahun Megawati Momentum Etika Lingkungan
Sejumlah PJU dan Kapolsek di Polres Sumenep Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Angin Kencang Mengganas di Madura, BMKG Sumenep Minta Pelayaran Dihentikan: Bibit Siklon Ancam Sepekan ke Depan
Bagikan 125 Nasi Bungturat di Jalan Kota, Ketua KBS Sumenep Tekankan Makna Berbagi dan Solidaritas Sosial
Kepala Rutan Sumenep Jalin Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Pembinaan Warga Binaan
Polres Sumenep Gelar Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Kapolres Tekankan Refleksi Moral Personel
Wabup Sumenep Sambut Konjen Australia, Diplomasi Budaya dan Wisata Go Internasional
Dramatis! Lima Awak Tongkang Nyaris Tenggelam Dievakuasi di Perairan Pulau Giliyang Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:51 WIB

Menanam Pohon, Menanam Politik Masa Depan: Fauzi Jadikan Ulang Tahun Megawati Momentum Etika Lingkungan

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

Sejumlah PJU dan Kapolsek di Polres Sumenep Berganti, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:21 WIB

Angin Kencang Mengganas di Madura, BMKG Sumenep Minta Pelayaran Dihentikan: Bibit Siklon Ancam Sepekan ke Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:46 WIB

Bagikan 125 Nasi Bungturat di Jalan Kota, Ketua KBS Sumenep Tekankan Makna Berbagi dan Solidaritas Sosial

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:58 WIB

Kepala Rutan Sumenep Jalin Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru