JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Semangat kreativitas dan kepedulian lingkungan berpadu dalam gelaran Madaya Recycle Costume 2025, yang berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu malam, 24 Mei 2025.
Acara ini menjadi magnet antusiasme masyarakat, dengan sajian busana daur ulang yang inovatif, sarat pesan moral, dan memikat secara visual.
Kehadiran Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade, S.I.K., Dandim 0827 Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., Ketua Pengadilan Agama Moh. Jatim, S.Ag., M.H.I., dan Kepala Disbudporapar Moh. Iksan, mempertegas komitmen lintas sektor dalam mendukung gerakan peduli lingkungan yang dikemas secara kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kompol Masyhur Ade menyebut kegiatan ini sebagai langkah positif dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi.
“Kami dari Polres Sumenep sangat mendukung ajang edukatif seperti ini. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga medium strategis menyampaikan pesan tentang daur ulang dan cinta lingkungan,” ungkapnya.
Puluhan peserta dari pelajar, komunitas seni, hingga perwakilan desa tampil memukau di atas catwalk dengan kostum hasil olahan sampah dari limbah plastik, kertas, hingga barang bekas rumah tangga.
Ragam tema diusung: konservasi laut, pelestarian hutan, hingga kritik terhadap budaya konsumtif dan plastik sekali pakai.
Beberapa kostum berhasil mendapatkan standing ovation berkat ide dan eksekusinya yang luar biasa.
Tak hanya parade kostum, acara turut dimeriahkan oleh pertunjukan seni tradisional, musik akustik, dan bazar UMKM lokal yang menawarkan produk-produk ramah lingkungan.
Kombinasi edukasi, budaya, dan hiburan menciptakan malam yang penuh semangat kolaboratif.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta terbaik serta sesi foto bersama Forkopimda dan penyelenggara.
Antusiasme dan dukungan para pemimpin daerah memberi semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkarya dan peduli terhadap isu global dengan pendekatan lokal yang kreatif.
Madaya Recycle Costume 2025 bukan sekadar ajang kontes, tetapi sebuah panggung perubahan.
Di balik sorotan lampu dan tepuk tangan penonton, terselip pesan mendalam: masa depan bumi ada di tangan kita bersama dan perubahan bisa bermula dari satu helai kostum yang diciptakan dengan cinta dan kesadaran. (REDJAVA/Humas****)









