Drama BSPS Sumenep, Penegakan Hukum atau Panggung Balas Dendam Politik?

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Senior Bambang Supratman SP

Aktivis Senior Bambang Supratman SP

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus dugaan penyimpangan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sumenep tiba-tiba mencuat menjadi sorotan nasional.

Tidak hanya karena besarnya nilai bantuan dan jumlah masyarakat penerima manfaat yang terdampak, tapi juga karena respons yang sangat tidak lazim dari Menteri PUPR, Maruarar Sirait.

Menteri yang baru saja menjabat ini seolah menjadikan Sumenep sebagai panggung pertamanya untuk menunjukkan “ketegasan” dan “komitmen antikorupsi” yang dibalut dalam satu drama politik berlapis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antara Integritas Hukum dan Kepentingan Politik

Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait, melakukan manuver yang mengejutkan banyak pihak.

Ia memerintahkan Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR untuk turun langsung melakukan investigasi, dan ketika hasilnya mengindikasikan pelanggaran, ia tidak hanya mengumumkannya di depan publik dan media, tapi juga melakukan tindakan teatrikal: menelpon langsung Kejaksaan Agung di hadapan anggota DPR dan awak media.

Baca Juga :  Kapolri : Sampai Saat Ini Pengamanan KTT G20 Berjalan Lancar dan Tidak Ada Gangguan

Bukankah ini hal yang tidak lazim dalam penegakan hukum di pemerintahan? Biasanya, proses seperti ini dilakukan secara tertutup, terstruktur, dan melalui mekanisme formal.

Kita harus bertanya, apa motif sesungguhnya? Jika ini murni soal hukum dan pembenahan sistem, tentu tidak perlu panggung politik.

Proses hukum berjalan pada jalurnya. Tapi ketika tindakan-tindakan simbolik dilakukan secara publik, besar kemungkinan ada dimensi politik yang tengah dimainkan.

Baca Juga :  Danramil 0827/22 Masalembu Hadiri Rapat Bulanan di Kantor Kecamatan

Sumenep: Bukan Daerah Sembarangan

Sumenep bukanlah kabupaten yang secara politik sepi makna. Ini adalah salah satu basis politik kuat dari Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi PDIP. Said bukan kader sembarangan.

Ia tokoh kunci PDIP di parlemen yang memiliki pengaruh kuat dalam urusan anggaran negara.

Menariknya, ketika Ara “menggerebek” program BSPS di Sumenep, ia melakukannya menjelang momentum politik strategis: konsolidasi kekuasaan menjelang transisi kabinet dan evaluasi kekuatan politik pasca-pemilu.

Ara, yang dulu adalah kader militan PDIP, dikenal vokal dan loyal pada Megawati. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, hubungannya dengan PDIP memburuk.

Isu yang beredar: kekecewaan mendalam karena tak kunjung diberi posisi strategis di eksekutif.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terjunkan 223 Personel Pengamanan Lanjutan Liga 3 Jatim Grup FF

Hingga akhirnya, Ara memilih keluar dan menyeberang ke partai penguasa baru.

Masuknya ia ke kabinet dinilai sebagai “balas budi politik” dan awal dari babak baru karier Ara.

Hukum Dijadikan Panggung Politik?

Menyitir pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar, “Hukum akan kehilangan wibawanya jika dijadikan alat politik balas dendam.”

Apa yang dilakukan Ara, dari kacamata etik birokrasi, sangat problematik. Penanganan kasus semestinya diserahkan kepada APH (aparat penegak hukum), dan kementerian hanya berperan dalam menyampaikan hasil audit atau temuan administratif. (REDJAVA****)

Selasa (20/05/2025)

BBS.
Pelataran Sawah Saronggi

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU