Adanya Pengolahan Beras Terpadu Integrated Rice Milling Unit (RMU), Ini Harapan Bupati Sumenep Untuk Petani Di Kecamatan Arjasa

- Redaksi

Sabtu, 4 Juni 2022 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Saat Tinjau Pengolahan Beras Terpadu

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Saat Tinjau Pengolahan Beras Terpadu

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Produktivitas para petani padi di wilayah Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean) diharapkan bisa semakin meningkat. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyiapkan Pengolahan Beras Terpadu Integrated Rice Milling Unit (RMU).

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, S.H., M.H., mengatakan, keberadaan pengolahan beras terpadu di Desa Bilis-bilis itu, mampu meningkatkan produkvitas petani, bahkan bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan beras premium.

Baca Juga :  Semarak Peringati HUT RI ke-79, Dandim Cup Road Race 2024 Digelar

“Semoga, RMU ini bermanfaat bagi para petani di Pulau Kangean untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Bupati di sela-sela peninjauan RMU, di Kecamatan Arjasa, Sabtu (04/06/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menilai potensi beras di Pulau Kangean ini cukup besar, yaitu sekitar 50 ribu ton pertahun.

Sehingga RMU ini untuk meningkatkan harga dengan memproduksi beras premium.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/01 Kota Dampingi Penyaluran Bantuan Beras di Desa Batuan

“RMU mampu menggiling gabah menjadi beras dua sampai tiga ton perjam, dengan kemampuan operasional delapan jam dalam sehari. Jadi mesin ini bisa meng-cover 600 ton gabah pertahun,” kata dia.

Sekedar diketahui, pembangunan pengolahan beras terpadu saat ini sudah berdiri kokoh telah siap untuk dioperasikan.

Baca Juga :  Perkuat Spirit dan Integritas, Polres Sumenep Gelar Binrohtal Rutin di Masjid Walisongo

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP., M.Si., menambahkan, saat ini, RMU belum bisa beroperasi, karena pihaknya perlu berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keungan (BPK) mengenai pengelolaan beras terpadu itu.

“Kami rencanakan pengelolaan RMU oleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PD Sumekar,” tambahnya.(REDJAVA/HUMAS)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERBARU