JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kehebohan terjadi di Kota Sumenep saat Generasi Emas Nusantara (GEN) Jawa Timur menggelar aksi spektakuler bertajuk Seruan Aksi Lingkungan di kawasan Lingkar Timur, Jumat (21/03/2025).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua GEN Jatim, Muhammad Romli, ini sukses menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi pemantik kesadaran baru akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Tak sekadar membersihkan kawasan dari sampah, aksi ini menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakpedulian lingkungan.
Suasana penuh semangat terlihat saat para peserta, yang terdiri dari anak muda, aktivis lingkungan, hingga warga setempat, bekerja sama membersihkan area tersebut.
Dalam pernyataannya, Muhammad Romli menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bagian dari kampanye besar untuk membangun budaya hidup bersih dan hijau di masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang hari ini, tapi tentang masa depan kita! Jika kita tidak bertindak sekarang, dampak lingkungan yang semakin memburuk akan menghantui generasi mendatang,” kata Romli kepada media ini.
Ia juga menyoroti bahwa kondisi lingkungan yang terabaikan dapat membawa dampak buruk, mulai dari meningkatnya kasus penyakit akibat pencemaran, hingga krisis ekologi yang mengancam keseimbangan alam.
“Kita butuh perubahan, bukan hanya dalam kebiasaan sehari-hari, tapi juga dalam kebijakan pemerintah. Lingkungan bersih adalah hak setiap orang, dan sudah saatnya kita semua bertanggung jawab!” tambahnya.
Aksi ini langsung mendapat sambutan hangat dari warga Sumenep.
Banyak yang mengapresiasi langkah GEN Jatim dalam menggugah kesadaran lingkungan di tengah maraknya permasalahan sampah dan pencemaran.
Rossy, salah seorang warga yang ikut serta, menilai aksi ini sebagai gebrakan penting yang harus terus dilakukan.
“Kegiatan seperti ini harus menjadi budaya. Kita tidak bisa terus membiarkan lingkungan kita rusak tanpa tindakan. Semoga gerakan ini bisa berkelanjutan dan menyebar lebih luas,” ujarnya.
Tak hanya masyarakat biasa, beberapa tokoh daerah pun turut memberikan apresiasi.
Sejumlah pihak bahkan mendesak agar aksi ini dijadikan agenda rutin dan diintegrasikan dengan kebijakan daerah, seperti pengelolaan sampah yang lebih sistematis dan edukasi lingkungan bagi generasi muda.
Efek dari Seruan Aksi Lingkungan ini mulai terasa. Tidak hanya menjadi pembicaraan hangat di Sumenep, tetapi juga menarik perhatian komunitas lingkungan di daerah lain.
Banyak pihak berharap aksi ini dapat menjadi inspirasi untuk kota-kota lain dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari.
GEN Jatim sendiri memastikan bahwa ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar.
Mereka berencana memperluas kampanye dengan edukasi lingkungan di sekolah, gerakan penghijauan kota, hingga mendorong kebijakan pro-lingkungan di tingkat pemerintahan.
“Perubahan itu bukan sekadar wacana, tapi tindakan nyata. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk bangkit dan membangun kesadaran kolektif. Sumenep telah memulainya, dan kami ingin ini terus berkembang!” pungkas Romli.
Dengan semangat yang terus membara, Seruan Aksi Lingkungan kini bukan sekadar gerakan biasa, melainkan tonggak awal revolusi hijau yang bisa mengubah wajah Sumenep dan sekitarnya. (REDJAVA****)











