JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam semangat pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, Kepolisian Resor (Polres) Sumenep menggelorakan kepedulian terhadap kelangsungan hidup satwa liar dengan memperingati Hari Satwa Liar Sedunia yang jatuh pada 3 Maret 2025.
Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama Wakapolres Kompol Masyhur Ade, S.I.K., M.H., serta jajaran kepolisian, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi satwa liar dan habitatnya.
Dalam sebuah pernyataan resmi, AKBP Henri Noveri Santoso menegaskan bahwa perburuan liar, perdagangan ilegal satwa, serta perusakan habitat alami menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan ekosistem.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Satwa liar memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem. Menjaga mereka berarti menjaga masa depan kita sendiri,” ujarnya. Senin (03/03/2025).
Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade, menambahkan bahwa pihak kepolisian siap menindak tegas segala bentuk pelanggaran terkait perburuan dan perdagangan ilegal satwa liar.
“Kami akan memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang merusak lingkungan dan mengancam keberadaan satwa liar,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap konservasi, Polres Sumenep juga mengedukasi masyarakat mengenai bahaya eksploitasi satwa liar dan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Dengan kampanye ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan urgensi menjaga kekayaan fauna, terutama spesies yang terancam punah.
Hari Satwa Liar Sedunia tahun ini mengusung pesan bahwa perlindungan satwa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Kepolisian Sumenep berharap momentum ini menjadi titik awal bagi gerakan kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi semua makhluk hidup.
Dengan seruan ini, Polres Sumenep tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan, tetapi juga dalam melindungi warisan alam bagi generasi mendatang. (REDJAVA****)








