Konflik Etnis di Yogyakarta Memanas, Keluarga Madura Surati Tokoh Papua, Singgung Carok

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat Keluarga Madura Yogyakarta Ditujukan Kepada Tokoh Papua Yang Diterima Redaksi Box Media Javanetwork.co.id, (9/2/25)

Surat Keluarga Madura Yogyakarta Ditujukan Kepada Tokoh Papua Yang Diterima Redaksi Box Media Javanetwork.co.id, (9/2/25)

JAVANETWORK.CO.ID.YOGYAKARTA – Ketegangan antar-etnis kembali mencuat di Yogyakarta. Keluarga Madura Yogyakarta secara resmi melayangkan surat kepada Hendarko Novriansiroen, tokoh etnis Papua di Yogyakarta, terkait serangkaian insiden yang mereka anggap sebagai gangguan terhadap usaha dan keselamatan warga Madura di kota ini.

Dalam surat bernomor 015/PKMY/II/2025 yang bertanggal 7 Februari 2025, mereka menuntut solusi konkret dan jaminan keamanan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Keluarga Madura Yogyakarta, RB. Judil Adiningrat, S.H., dan Sekretaris M. Fahri Hasyim, S.H., M.H., disebutkan bahwa selama ini telah terjadi berbagai aksi yang diduga dilakukan oleh oknum dari etnis Papua terhadap toko-toko kelontong milik warga Madura.

Baca Juga :  Polri Ungkap Dugaan Pelanggaran Etik Irjen Ferdy Sambo : Ambil CCTV

Bentuk gangguan tersebut antara lain pengambilan barang tanpa pembayaran, pengrusakan tempat usaha, hingga tindakan kekerasan fisik terhadap pemilik toko.

“Kami merasa resah dengan kondisi ini. Gangguan demi gangguan terjadi tanpa ada penyelesaian yang jelas, sementara usaha kami menjadi sasaran,” tulis mereka dalam surat tersebut, Jum’at (7/2/25).

Dalam nada yang lebih keras, surat tersebut juga mengisyaratkan bahwa jika tidak ada jaminan keamanan dari pihak etnis Papua, maka Keluarga Madura Yogyakarta siap menempuh jalur yang lebih ekstrem, yakni carok tradisi khas Madura yang merujuk pada duel kehormatan.

“Maka kami menantang saudara untuk carok terbuka antara etnis Papua di Yogyakarta dan etnis Madura di Yogyakarta. Silakan saudara tentukan tempat, jam, dan tanggalnya, kami akan ikut ketentuan dari saudara,” demikian bunyi pernyataan dalam surat tersebut yang masuk ke redaksi box Media Javanetwork.co.id. Minggu (9/2/25).

Namun, di bagian akhir surat, Keluarga Madura Yogyakarta menegaskan bahwa mereka tetap mengedepankan penyelesaian damai.

Baca Juga :  Kolaborasi KBS–DLH Bersihkan Asta Tinggi, Gerakan Moral Selamatkan Lingkungan Sumenep

Mereka menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika dan berharap ada itikad baik dari pihak etnis Papua untuk duduk bersama mencari solusi.

“Kami berharap ada solusi berimbang yang mengutamakan kepentingan bersama. Kami, masyarakat Madura di Yogyakarta, selalu menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebersamaan di tanah Yogyakarta yang kita cintai ini,” tegas mereka.

Surat yang mulai beredar luas ini sontak menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai bahwa situasi ini harus segera ditangani sebelum berujung pada konflik terbuka.

Baca Juga :  Polres Sumenep Amankan Aksi FAMS Kritik Distribusi Pupuk Subsidi DKPP

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Hendarko Novriansiroen maupun perwakilan etnis Papua di Yogyakarta terkait surat ini. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Berita Terbaru