JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kejutan luar biasa datang dari Moh. Fatah Kholilul Rahman, atlet muda berbakat asal Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep.
Di tengah persaingan sengit Kejuaraan Seni Pencak Silat Tradisional Indonesia, yang digelar di Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Senin (27/1/2025), Fatah dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putra.
Gelar prestisius ini diraih setelah Fajar sukses menyabet medali emas di kelas Pra Remaja Putra, mengalahkan sejumlah lawan tangguh dari berbagai daerah. Keunggulan teknik, ketepatan gerakan, dan aura percaya diri yang terpancar dari aksinya memukau para juri hingga membuatnya berdiri di puncak penghargaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kebanggaan besar bagi kami sebagai keluarga besar PSN Perisai Putih Sumenep. Menjadi pesilat terbaik di ajang nasional adalah pencapaian yang luar biasa,” ungkap Ketua PSN Perisai Putih Sumenep, Iman Syafi’i, Selasa (28/01/2025).
Namun, keberhasilan Fatah hanyalah salah satu dari sederet prestasi yang diraih PSN Perisai Putih Sumenep di kejuaraan ini. Dari total enam atlet yang dikirim, tiga di antaranya berhasil membawa pulang medali: satu emas dan dua perunggu.
“Setiap gerakan yang mereka tampilkan adalah hasil kerja keras berbulan-bulan. Kami sangat bangga karena perjuangan mereka tidak sia-sia,” tambah Imam.
Imam berharap, prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengejar mimpi hingga ke pentas internasional.
“Keberhasilan Fatah Kholilul Rahman dan tim PSN Perisai Putih ini tak hanya mengharumkan nama Sumenep, tetapi juga menjadi bukti bahwa pencak silat tradisional terus berdenyut kuat sebagai warisan budaya yang berkelas dunia,” pungkasnya. (REDJAVA****)








