BPBD Sumenep Serukan Antisipasi Dini, Waspada Puncak Musim Hujan

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sumenep Achmad Laily Maulidi

Kepala BPBD Sumenep Achmad Laily Maulidi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puncak musim hujan telah tiba, dan masyarakat di Sumenep diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat curah hujan tinggi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Ach. Laily Maulidi, mengingatkan pentingnya langkah-langkah antisipasi demi meminimalkan risiko yang dapat muncul.

“Wilayah Jawa Timur, termasuk Madura, diprediksi akan mengalami puncak musim hujan hingga Februari 2025,” kata Laily saat dikonfirmasi media Rabu (22/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Intensitas hujan yang tinggi bisa menimbulkan berbagai dampak, mulai dari genangan air hingga potensi banjir di sejumlah titik.

Baca Juga :  Kapolres Tuban Baru, AKBP Rahman Wijaya SIK SH MH Disambut Ritual Tradisi Pedang Pora di Mako Polres Tuban

Sebagai langkah pencegahan, Laily menekankan perlunya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sampah yang menumpuk di saluran air, menurutnya, menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan.

“Membuang sampah pada tempatnya adalah langkah kecil tapi sangat berdampak besar,” jelas pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satpol PP Sumenep tersebut.

Ia juga menyarankan warga untuk membersihkan saluran air secara mandiri serta memperdalam saluran yang sudah mengalami sedimentasi.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Cek Kesiapan Personil dan Pengamanan Pemilu 2024 di Kapulauan Gayam

BPBD Sumenep juga mengimbau warga untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi seperti BMKG, agar dapat mengambil langkah-langkah tepat jika terjadi perubahan kondisi cuaca ekstrem.

“Kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada BPBD atau instansi terkait lainnya,” pungkas Laily.

Peringatan ini menjadi alarm penting bagi masyarakat untuk bersama-sama menghadapi puncak musim hujan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sumenep Kecam Tindakan Amoral Oknum Ustad di Pulau Kangean

Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mengurangi dampak buruk dari curah hujan tinggi yang sedang melanda kawasan Madura. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU