JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep, membuka acara pengkaderan Makesta ke II di Lembaga PK IPNU-IPPNU di Auditorium LPI Nurul Islam, di Desa Dasuk Laok, Kecamatan dan Kabupaten setempat, Sabtu (07/09/24) dimulai pukul 08.00 WIB
Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ini berlangsung selama dua hari, tanggal 7 hingga 8 September besok, turut dihadiri Ketua PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dasuk bersama anggota, Kepala Sekolah Nurul Islam serta diikuti PK Nurul Islam berjumlah 63 orang.
Kepala MTs Nurul Islam Kholilah Mannan menyampaikan bahwa pihaknya akan selalu siap memberikan sanksi kepada para siswa yang tidak ikut serta dalam Makesta ini. Mengingat acara ini sangatlah penting untuk diikuti siswa sebagai penerus bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk itu. Saya titip para siswa ini di PK IPNU-IPPNU Nurul Islam kepada PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dasuk. Tolong sampaikan kepada saya, bilamana ada siswa-siswi yang tidak ikut acara ini tanpa adanya pemberitahuan,” kata Nur Kholilah Mannan dengan tegas.
Dirinya berkomitmen akan memberikan sanksi tegas kepada para siswa-siswi jika siswa-siswi di PK IPNU-IPPNU dari Madrasah Tsanawiyah (Mts) Dasuk Laok tidak serius mengikuti kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ini.
“Mengingat Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), ini sangatlah berguna dan penting sebagai proses utama yang harus dilalui para siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa yang menghadapi tantangan dunia yang semakin meningkat di masa-masa mendatang,” pesan Neng Nur Kholilah sapaannya.
Sementara itu, Ketua PAC IPNU Dasuk Jasuli menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Yayasan Nurul Islam Desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk yang memberikan kepercayaan PAC IPNU-IPPNU Dasuk sebagai mitra untuk mengembangkan siswa-siswi di Nurul Islam.
“Saya sampaikan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang telah diberikan Nurul Islam. Ini sangat luar biasa. Dengan tema “Membangun Jiwa Intelektual Melestarikan Kader Bermoral”. Kita akan implementasikan di PK IPNU-IPPNU Nurul Islam,” terang Jasuli. (REDJAVA****)








