OPS 2024, Dirlantas Polda Jatim Beberkan Keberhasilan Penekanan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin Saat Memberikan Konferensi Pers, Selasa (30/07/2024)

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin Saat Memberikan Konferensi Pers, Selasa (30/07/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Operasi Patuh Semeru (OPS) 2024 digelar 15-28 Juli 2024 di jajaran Polda Jawa Timur telah selesai dilaksanakan.

Operasi yang bertujuan membangun budaya tertib berlalulintas di tengah masyarakat dengan mengutamakan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis ini membuahkan hasil.

Terbukti dengan adanya Operasi Patuh Semeru 2024, jajaran Polda Jawa Timur dapat menekan angka pelanggaran maupun angka kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Komarudin pada konferensi pers di Gedung Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jatim, Selasa (30/07/2024)

“Angka kecelakaan dan pelanggaran kuantitas jumlahnya bisa kita tekan,” terang Kombes Pol Komarudin.

Adapun Lima satuan wilayah dengan tingkat kecelakaan terendah yakni, Polres Sampang,Poleres Pasuruan Kota, Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polres Probolinggo Kota dan Polres Batu.

Baca Juga :  Sambut Hari Jadi Polwan RI ke-74 Tahun 2022, Polwan Polres Sumenep Gelar Police Goes To School

Dirlantas Polda Jatim mengatakan dari data pelanggaran total secara keseluruhan mampu menekan pelanggaran sampai dengan 85 persen yaitu dari 1.846.000 pelanggaran di tahun 2023 menjadi 279.871 di tahun 2024.

Dirlantas Polda Jatim ini menambahkan dengan Operasi Patuh Semeru 2024 ini keselamatan dan ketaatan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan khususnya di wilayah Jawa Timur secara umum cukup baik dan ada peningkatan.

Kombes Pol Komarudin menjelaskan, kenaikan tersebut fluktuatif setiap hari sesuai data laporan dari masing-masing satuan wilayah.

Sementara untuk tingkat fatalitas korban meninggal dunia yang awalnya cukup tinggi, dengan Operasi Patuh Semeru 2024 juga menunjukan angka penurunan.

Ditambahkan oleh Dirlantas Polda Jatim, pelaksanaan operasi patuh kurun waktu 14 hari terjadi 662 kasus kecelakaan atau turun sebanyak 27 persen dari pelaksanaan operasi di tahun 2023.

Baca Juga :  Ramadan dalam Gelap, Terang dalam Hati: ITMI Sumenep Gelar Buka dan Sahur Bersama, Tebarkan Cahaya Kepedulian

Kemudian korban meninggal dunia tercatat 18 orang turun 67 persen dibandingkan dengan tahun 2023, luka berat sama dan luka ringan turun sebanyak 21 persen sebanyak 1.012 orang,

“Iya aangka pelanggaran maupun kecelakaan menurun dibanding operasi tahun lalu,” ungkap Kombes Komarudin.

Capaian tersebut lanjut Kombes Pol Komarudin berseiring dengan dampak dari sosialisasi secara intens yang sering diberikan oleh Polisi.

Tidak hanya di jalan, namun juga ke sekolah-sekolah agar memberikan pemahaman sejak dini bangku sekolah terkait tertib berlalu lintas.

“Kita tanamkan budaya tertib kepada Masyarakat,karena memang tidak ada satupun kecelakaan tanpa didahului oleh pelanggaran,” tegas Kombes Komarudin.

Dirlantas Polda Jatim mengakui memang saat ini Polisi menggunakan gaya-gaya konvensional, yakni menggunakan penggelaran kekuatan maksimal dalam menggelar operasi.

Baca Juga :  Besok Rapat Fast Respon Nusantara Evaluasi Kinerja Polri Dalam Program Presisi Yang Akuntabel

Namun, ke depan Dirlantas Polda Jatim berharap tidak di gelar personel pun masyarakat sudah tertib.

“Itu harapan kita bersama dengan tertanamnya budaya tertib,” terang Kombes Komarudin.

Namun demikian. Ia mengakui juga bahwa saat ini dalam hal mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) masih butuh penggelaran personel.

Hal itu masih adanya tingkat kesadaran Masyarakat untuk berlaku tertib dalam berlalu lintas masih perlu ditingkatkan.

“Memang masih butuh penggelaran personel kemudian penindakan terhadap pelanggar- pelanggar itu yang memang masih konvensional,” tambahnya.

Oleh karena itu jajaran Ditlantas Polda Jatim akan terus memaksimalkan edukasi tentang Kamseltibcarlantas bagi Masyarakat agar tertib berlalulintas benar-benar menjadi budaya.

“Ini semuanya adalah dalam rangka menjamin rasa aman, nyaman, masyarakat ketika berlalulintas di jalan,” pungkasnya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU