Buka Kejurprov Catur ke-55, Ketua Percasi Jatim Achmad Fauzi Wongsojudo Media Lahirkan Bibit-Bibit Baru Yang Handal

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Percasi Jatim Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Usai Membuka Kejurprov ke-55 di Gedung Kesenian Kabupaten Blitar, Selasa (23/07/2024)

Ketua Percasi Jatim Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Usai Membuka Kejurprov ke-55 di Gedung Kesenian Kabupaten Blitar, Selasa (23/07/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.JATIM Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Timur menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ke-55, di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Jalan Kenari Kota Blitar.

Kejurprov Jatim yang digelar 23 Juli hingga 25 Juli 2024 tersebut bertujuan untuk menjaring bibit-bibit unggul atlet catur di daerah.

Ketua Percasi Jatim, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan, para atlet yang dipertandingkan dalam Kejurprov ke-55 tersebut untuk usia pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atlet yang dipertandingkan terbagi menjadi enam kelompok usia-usia pelajar. Karena di usia-usia inilah mereka harus kita persiapkan semaksimal mungkin,” kata Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH. Selasa (23/07/2024).

Adapun enam kelompok tersebut yakni, Kelompok Junior A Putra/Putri, umur 19 tahun atau kelahiran tahun 2005 dan sesudahnya. Kelompok Junior B Putra/Putri dengan umur 17 tahun atau kelahiran tahun 2007 dan sesudahnya. Kelompok Junior C Putra/Putri dengan umur 15 tahun atau kelahiran tahun 2009 dan sesudahnya.

Baca Juga :  Memasuki Malam ke-23 Bulan Ramadhan, Pemkab Sumenep Santuni Ratusan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kelompok Junior D Putra/Putri Umur 13 tahun atau kelahiran tahun 2011 dan sesudahnya. Kelompok Junior E Putra/Putri Umur 11 tahun atau kelahiran tahun 20013 dan sesudahnya.

Kelompok Junior F Putra/Putri dengan umur 09 tahun atau kelahiran tahun 2015 dan sesudahnya. Kelompok Junior G Putra/Putri dengan umur 07 tahun atau kelahiran tahun 2017 dan sesudahnya.

Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH menjelaskan peraturan yang digunakan adalah Peraturan Pertandingan FIDE Percasi.

“Catur standar yang telah disesuaikan oleh PB Percasi. Batas WO adalah 30 menit setelah pertandingan dimulai dari langkah pertama. Sementara, sistem pertandingan menggunakan sistem Swiss 7 babak atau menyesuaikan jumlah peserta. Kemudian, untuk kontrol waktu, 60 menit + increment 10 detik (60″+10′),” jelasnya

Baca Juga :  Persoalan Sengketa Masyarakat dan Oknum TNI-Polri, Agus Flores : Termasuk Urusan FRN

Menurutnya, untuk pairing menggunakan Program Swiss Manager. Dimana pemain yang berasal dari satu Kabupaten/Kota yang memiliki poin diatas 50% tidak diketemukan pada pairing babak terakhir.

“Untuk penentuan juara diambil dari jumlah poin tertinggi/Match Point (MP). Jika nilai poin sama maka ditentukan Tie Break, dimana satu permainan digunakan untuk menentukan pertandingan ketika skornya satu set semua. Penentuan berdasarkan Direct Encounter, berdasarkan Buchholz, berdasarkan Sonnebom Berger (SB), dan berdasarkan Progressive Score (PS),” ujarnya.

Ditambahkannya, juara yang diambil yaitu juara 1, juara 2, juara 3. Untuk para juara, akan diberi pembinaan dan penyaringan menuju ke Kejurnas.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Hadiri dan Meriahkan Oxygen Sunmori Funbike 2023

“Juara 1 belum pasti akan dikirim ke Kejurnas, akan tetapi dilihat nanti kemampuannya. Walaupun juara 2 bukan berarti dia kalah. Ini berkaitan dengan konsistensi kemampuan mereka,” imbuhnya.

Dirinya menginginkan, Kejurprov Jawa Timur tahun 2024 ini menjadi ajang agar atlet-atlet mampu mempersiapkan dirinya untuk menjadi atlet-atlet yang hebat.

“Harapan kita, ini adalah ruang untuk mengasah pikiran mereka dan ruang untuk mengasah mental mereka. Karena kompetisi itu tidak hanya pikiran tapi juga mental, kalau mentalnya tidak kuat maka akan berpengaruh terhadap cara berpikir mereka,” harapnya.

Ditegaskannya, Kejurprov nantinya akan muncul bibit-bibit baru yang bisa membanggakan Percasi Jawa Timur.

“Ini usaha kami agar Cabang Olahraga Catur dianggap penting oleh Provinsi Jawa Timur dengan munculnya berbagai prestasi,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP
Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat
Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Istighatsah Jadi Awal Semarak HUT ke-81 RI, Kemenag Sumenep Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Korban Tenggelam di Giligenting Ditemukan, Polresta Sumenep Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Lewat Posko Tanggap Darurat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

BERITA TERBARU