Penderita Tetanus, Muzdhalifah Balita 20 Bulan Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

- Redaksi

Rabu, 13 April 2022 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muzdhalifah Balita Usia 20 Bulan Dari Desa Bilepora Timur Saat Ini Opname

Muzdhalifah Balita Usia 20 Bulan Dari Desa Bilepora Timur Saat Ini Opname

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Muzdhalifah Agustin Lestari balita usia 20 bulan saat ini menjalani perawatan media di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. balita 20 bulan divonis infeksi tetanus derajat berat.

Putri dari Rusdi (27 tahun) warga desa Desa Billapora Timur, kecamatan Ganding, kabupaten Sumenep, Jawa Timur kini kondisinya kritis. “Kondisinya kritis. mohon sambungan doanya semoga anak kami bisa diselamatkan,” kata Rusdi, Rabu 13 April 2022.

Baca Juga :  Harapan Seorang A. Effendi SH Setelah Mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA)

Musibah ini berawal ketika Rusdi menjaga warung sembako di Jakarta. selain bersama istri, Rusdi juga membawa putri kesayangannya yang bernama Muzdalifah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ketika hendak menaruh beras setelah berbelanja, tanpa disadari sang putri keluar dari dalam toko. kemudian terdengar suara keras. ternyata, buah hati yang imut tertimpa sepeda motor. kaki kirinya terluka dan darah terus mengalir. sontak saja Rusdi dan istrinya, Muhsina panik dan membawanya ke rumah sakit.

Baca Juga :  Sinergitas Kapolres Dan Dandim 0827 Sumenep Dalam Giat Monitoring Ketersediaan Dan Stabilitas Harga Minyak Goreng Curah Di Pasaran

Setibanya di rumah sakit, jempol kaki kiri dijahit. kemudian Muzdalifah diperbolehkan pulang dan kondisinya berangsur membaik. namun nahas, beberapa hari berselang, secara tiba-tiba tubuhnya kaku bahkan mulutnya sulit terbuka.

Akhirnya, tanpa memikirkan biaya, buah hatinya yang sudah membiru dan kaku dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. setelah ditangani tim medis, Muzdalifah diketahui infeksi tetanus derajat berat.

Baca Juga :  Berlakukan Pola Pengawasan Partisipatif, Upaya Bawaslu Sumenep Tekan Kecurangan Dalam Pemilu 2024

Mengetahui hal itu, Rusdi bersama istri tertunduk lesuh. dia duduk tidak tahu harus bagaimana. mereka hanya ingin anak semata wayangnya bisa diselamatkan dan kembali menghibur keluarga. sebab biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 240 Juta.

“Kami tidak tahu harus bagaimana, Kami hanya ingin putri kami bisa diselamatkan,” harapnya.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU