JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pasca Presiden Ir. H. Joko Widodo membuka kembali ekspor minyak goreng pada hari Senin 23 Mei 2022 kemarin, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, SIK SH MH dan Dandim 0827 Letkol Inf Nur Cholis, Amd didampingi Kepala Dinas UKM Perindag Sumenep, Ainur Rasyid, SE M.Si berkolaborasi melakukan giat monitoring stabilitas harga minyak goreng curah di wilayah kabupaten Sumenep, Jum’at (26/05/2022).
Sinergitas antara Kapolres dan Dandim Sumenep dalam monitoring stabilitas harga minyak goreng curah kali ini dengan mengunjungi beberapa pemilik toko penjual minyak goreng curah diantaranya toko Puger milik Haji Nur Basri (Hj. Maryam) dan juga toko Taretan milik Iman Fauzi serta toko-toko lainnya yang menjual atau mengecer minyak goreng curah.
Dalam kesempatan ini Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya SIK SH MH mengatakan setelah kita bersama-sama untuk penjualan minyak goreng curah di kabupaten Sumenep masih dikisaran Rp. 14.200/perkilo, masih sangat jauh dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, diangka Rp. 15.500,-.
” Seperti apa yang lihat dan juga diketahui bersama-sama bahwa penjualan minyak goreng curah di wilayah kabupaten Sumenep masih relatif stabil diangka Rp. 14.200,-/perkilogram, masih jauh dengan angka harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar Rp. 15.500,-/perkilo, ” papar Kapolres AKBP Rahman Wijaya.
Pihaknya mengharapkan dan selalu menekankan kepada pengecer/penjual minyak goreng curah agar minyak goreng yang sampai kepada konsumen (Rumah Tangga) tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan Pemerintah sebesar Rp. 15.500,-/perkilogram.
” Alhamdulillah stok minyak goreng curah di kabupaten Sumenep masih cukup memadai setelah kita bersama-sama melakukan monitoring ke setiap toko penjual/pengecer minyak goreng curah, ” tandasnya.
Hal yang sama juga disampaikan Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis Amd, mengungkapkan sesuai dengan perintah dan arahan pemerintah pusat, pihaknya dan seluruh jajarannya yang merupakan salah unsur Forkopimda di kabupaten Sumenep yang mempunyai kewenangan untuk mengawal, mengawasi serta memastikan distribusi dan ketersediaan minyak goreng curah guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan sehingga menyebabkan harga minyak goreng melonjak naik.
” Seperti apa yang telah disampaikan Bapak Kapolres Sumenep, Alhamdulillah untuk stok minyak goreng curah di kabupaten Sumenep relatif aman terkendali dan kami bersama-sama akan berupaya untuk selalu menjaga stabilitas ketersediaan dan harga minyak goreng curah dipasaran,”ucap Dandim Sumenep.
Lebih lanjut Dandim Sumenep Letkol Inf Nur Cholis Amd menambahkan bahwa pihaknya beserta Polres Sumenep akan selalu terus melakukan pemantauan situasi pendistribusian dan kestabilan harga minyak goreng curah sekaligus akan menindak tegas bagi penjual/pengecer yang melakukan penimbunan Migor.
” Jadi Saya sangat berharap kepada masyarakat khususnya penjual/pengecer minyak goreng untuk dapatnya tidak melakukan penimbunan dan menjual dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat, sehingga kebutuhan dan stok minyak goreng curah dapat terkendali, itulah menjadi harapan kita bersama, “pungkasnya.
Pada kesempatan giat acara kali ini tampak hadir Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya SIK SH MH, Dandim 0827 Sumenep Nur Cholis Amd, Kepala Dinas UKM Dan Perindag Kabupaten Sumenep Ainur Rasyid SE, M.Si Pejabat dilingkungan Dinas UKM Perindag Sumenep. ( REDJAVA)












