Korlantas Polri Gelar Gebyar Keselamatan Lalu Lintas 2024 di Jawa Timur

- Redaksi

Sabtu, 10 Februari 2024 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korlantas Polri Gelar Gebyar Keselamatan Lalu Lintas 2024 di Jawa Timur, Sabtu (10/02/2024)

Korlantas Polri Gelar Gebyar Keselamatan Lalu Lintas 2024 di Jawa Timur, Sabtu (10/02/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas, yang dilaksanakan di Mapolda Jawa Timur.

Kegiatan yang dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, pejabat utama (PJU) Polda Jatim, serta komunitas motor di Jatim tersebut adalah bagian dari upaya mewujudkan Keamanan,Keselamatan,Ketertiban dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu (10/2/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih Pak Kapolda Jatim sudah bisa menghadirkan perwakilan komunitas sepeda motor,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengawali sambutannya.

Ia menyebut data kecelakaan setiap tahun ada peningkatan, terakhir di 2023 ada 152.000 lebih dalam setahun dengan tingkat fatalitas korban.

Artinya kata Kakorlantas Polri, korban yang meninggal dunia juga cukup tinggi di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  KKM MTs Bluto Gaungkan Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Cinta dan Madrasah Ramah Anak

“Ada 27.689 itu yang menjadi korban laka lalu lintas dari tahun 2001, 2002 dan 2003 ini ada peningkatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas ini pihaknya ingin bersama-sama masyarakat, komunitas dan seluruh stakeholder untuk meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

Kakorlantas Polri juga mengatakan Jawa Timur menjadi sasaran karena tingkat kecelakaan cukup tinggi.

“Jawa Timur ada di rangking kedua di seluruh Indonesia setelah Jakarta,” ungkap Irjen Pol Aan Suhanan.

Menurutnya yang sangat mengkhawatirkan data yang ada di Korlantas Polri yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas ada di usia 15 – 59 tahun yaitu usia produktif.

“Meninggal sia-sia di jalan akibat mungkin tidak paham tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ungkap Irjen Pol Aan Suhanan.

Baca Juga :  INKAI Sumenep Akselerasi Pembinaan Atlet, 186 Karateka Digembleng dalam Ujian Kenaikan Tingkat Semester II 2025

Pada kegiatan tersebut Kakorlatas bersama-sama dengan seluruh komunitas berikrar untuk mengelola berkendara dan berlalulintas jalan lebih baik lagi.

“Kita komitmen untuk stop pelanggaran, stop kecelakaan sehingga keselamatan ini menjadi hal yang penting bagi kita,” terang dia.

Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto, Msi menjelaskan, bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan.

Menurut Kapolda Jatim Karena pentingnya lalu lintas untuk mendukung aktivitas manusia dalam mendorong pergerakan roda perekonomian masyarakat.

Lalu lintas lanjut Irjen Imam juga menjadi refleksi budaya bangsa sebagai cermin tingkat modernitas pembangunan peradaban yang harus dikelola dengan baik oleh negara.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan lalu lintas merupakan permasalahan yang sangat kompleks terjadinya peningkatan jumlah kecelakaan dan titik kemacetan lalu lintas,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto.

Baca Juga :  Kapal Tak Lagi Berlayar: Harapan Warga Kepulauan pun Terombang-ambing

Masih menurut Kapolda Jatim, dampak tingginya pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan tingkat pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana jalan, ditambah dengan perilaku pengguna jalan yang tidak tertib dalam berlalu lintas juga menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kejadian kecelakaan lalu lintas.

“Sebagai refleksi di tahun 2023 di wilayah hukum Polda Jawa Timur telah terjadi 31.973 kejadian laka lantas dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 5.239 orang atau setiap hari rata-rata terjadi 87 kejadian laka lantas dan 14 orang meninggal dunia di jalan,” terangnya.

Kapolda Jatim berharap dalam satu tahun ke depan angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur bisa ditekan seminimal mungkin.

“Berbagai upaya harus dilakukan terobosan-terobosan harus dilakukan nanti di akhir tahun akan kita coba evaluasi,” pungkasnya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU