JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ketua Bawaslu Jatim, Ahmad Warist mengajak warga NU untuk meneladani sang pendiri, Hadratussyeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim).
Mantan KPU Sumenep periode tahun 2014-2019 mengatakan Mbah Hasyim Asy’ari pendiri NU itu adalah sosok ulama yang mampu mempersatukan umat Islam Indonesia.
“Mbah Hasyim bukan hanya penggerak dan pendiri NU. Namun beliau sangat berjasa besar dalam merajut persatuan umat Islam di Indonesia,” kata Ahmad Warist usai acara Tadarus Pemikiran pendiri NU itu, Minggu (28/01/2024).
Dirinya menyebut ide dan gagasan persatuan Mbah Hasyim Asy’ari kemudian disyiarkan oleh para santrinya. Salah satunya adalah KH. Mahfud Shiddiq pendiri Pondok Pesantren Ash-Siddiqiyah Jember.
“Beliaulah yang mencetuskan ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah Basyariah, ukhuwah nahdliyah dan ukhuwah sunniyah,” terang Ahmad Warist.
Hal inilah yang harus kita pegang teguh kata pria asli kelahiran Sumenep itu melanjutkan karena kita sebentar lagi akan menghadapi pesta demokrasi lima tahunan yakni Pemilu 2024.
Lebih lanjut ia menegaskan Pemilu adalah sarana untuk melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan yang berjalan dalam kurun waktu lima tahun. Karna itu rakyat diberikan hak untuk memilih pemimpin.
“Untuk itulah jangan sampai kesatuan dan persatuan bangsa kita pecah tercerai berai. Mari kita jaga dan teladani pemikiran dan sikap Mbah Hasyim sang pendiri NU,” pungkasnya. (REDJAVA****)











