JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumenep melakukan kaji banding ke Satpol-PP Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, Jawa Timur, Senin (11/12/2023) kemarin.
Hal itu dikatakan Kepala Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Sumenep, Ahmad Laily Maulidi saat dikonfirmasi awak media lewat pesan whatsappnya, Selasa (12/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya kemarin, 11 Desember 2023, kita melakukan kaji banding ke Kabupaten Bondowoso dan Situbondo Jawa Timur,” kata Kasatpol PP dan Damkar Sumenep, Achmad Laily Maulidi.
Ia menyebut istilah kaji banding ke Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, dikarenakan kedua kabupaten itu banyak kegiatan dan inovasi dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi DBHCHT.
“Baik itu kegiatan sosialisasi berskala besar dan even – even yang di gelar Satpol-PP di kedua Kabupaten tersebut. Jadi itu menjadi bahan rujukan kita untuk kesana,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan sosialiasi DBHCHT yang dilakukan Satpol-PP di kedua kabupaten tersebut banyak inovasi dan formulasi yang nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Sumenep.
“Bagaimana sih pola pengelolaannya, inovasinya dan bagaimana formulasinya, Untuk itu kita sharing pengalaman kesana. Dan nantinya bisa dilakukan disini,” ungkap Achmad Laily Maulidi.
Mantan Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep itu memaparkan, dengan pola atau formulasi dalam kegiatan sosialisasi yang bersumber dari DBHCHT, khususnya di bidang penegakan lebih difokuskan ke kegiatan sosialisasi.

“Dengan kesuksesan Satpol-PP di kedua Kabupaten baik Bondowoso dan Situbondo dalam mengelola kegiatan sosialisasi DBHCHT dengan skala besar. Hal itu yang menarik perhatian kami,” paparnya.
Untuk itu, kata Achmad Laily Maulidi melanjutkan, kami punya keinginan lebih tahu dan ingin mengetahui lebih banyak dari kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo.
“Selain itu, saya juga sampaikan kegiatan sosialisasi Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Sumenep kepada mereka (Satpol-PP Bondowoso dan Situbondo),” ujarnya.
Menurutnya, Satpol-PP Kabupaten Bondowoso dan Situbondo selalu ada event-event besar yang digelar disana, dan itu sudah sesuai dengan aturan ketentuan untuk kegiatan sosialisasi DBHCHT.
Disamping itu, Kasatpol PP dan Damkar Sumenep, Achmad Laily Maulidi menambahkan kegiatan sosialisasi lain terkait pola penganggaran pelaksanaan sosialisasi DBHCHT.

“Baik itu kegiatan sosialisasi lewat iklan – iklan media, disitu kita banyak belajar, bagaimana metode dan formulasinya untuk kami serap dan kita pelajari,” imbuhnya.
Lebih lanjut Achmad Laily Maulidi menuturkan, kita kaji banding ke Kabupaten Bondowoso dan Situbondo itu semua terkait dengan inovasi yang sudah mereka lakukan, termasuk dalam hal kegiatan operasi bersama dalam pemberantasan rokok ilegal.
“Kenapa kita memilih Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, karena kedua kabupaten tersebut karakter masyarakatnya hampir sama dengan kita disini, di Kabupaten Sumenep Madura,” tandasnya. (REDJAVA****)









