Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Jadi Keynot Speaker Saat DPC PWRI Sumenep Gelar FGD Bertajuk “Menakar Kebutuhan Tembakau 2024”

- Redaksi

Sabtu, 2 Desember 2023 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PWRI Sumenep Rusydiyono ketika sambutan pada kegiatan FGD dengan tema 'Menakar Kebutuhan Tembakau 2024', Sabtu (02/11/2023)

Ketua DPC PWRI Sumenep Rusydiyono ketika sambutan pada kegiatan FGD dengan tema 'Menakar Kebutuhan Tembakau 2024', Sabtu (02/11/2023)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – DPC PWRI Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) soal kebutuhan tembakau 2024, Sabtu, 2 Desember 2023 siang.

Diskusi bersama soal tembakau tersebut berlangsung di Edutorium Jagha Tembha UNIBA Madura, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Bertajuk ‘Menakar Kebutuhan Tembakau 2024’, kegiatan DPC PWRI Sumenep itu menghadirkan sejumlah pembicara. Diantaranya Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto, CEO PT Empat Sekawan Mulia Suhaydi, Ketua DPRD Sumenep H. Abdul Hamid Ali Munir dan CEO PR Bahagia H. Mukmin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam kegiatan tersebut.

Adapun peserta FGD itu mendatangkan sejumlah gabungan kelompok tani (Gapoktan) dari setiap kecamatan penghasil tembakau di Sumenep.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Edukasi Ojek Online, Bagikan Jaket untuk Dorong Kesadaran Tertib Lalu Lintas

Acara FGD tembakau DPC PWRI Sumenep dibuka dengan pembacaan doa dan tarian tradisional ‘Moang Sangkal’, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PWRI.

Sebelum acara dimulai, pengurus DPC PWRI Sumenep menyantuni anak yatim dan piatu, bekerja sama dengan Baznas Sumenep.

Ketua DPC PWRI Sumenep Rusydiono mengungkapkan, kegiatan yang ia gelar saat ini untuk menemukan solusi dari sejumlah permasalahan petani saat musim tembakau tiba.

“Kita juga punya kewajiban dan tanggung jawab bagaimana untuk musim tanam tembakau tahun ini tidak menjadi hal buruk untuk tahun yang akan datang,” kata Rusydiyono dalam sambutannya.

Ketua DPC PWRI Sumenep itu kemudian bercerita bagaimana kondisi petani saat ini. Menurutnya, para petani tidak hanya mengacu pada harga pasar, namun harus paham bagaimana serapan pabrikan tembakau.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Tinjau Longsor di Guluk-Guluk, Janji Kirim Excavator dan Bangun TPT Bertahap

“Saat ini kita duduk bersama, mendiskusikan bagaimana persoalan tembakau di tahun 2024 mendatang. Apa yang harus dilakukan petani ke depan, sehingga para petani menanam tembakau tidak hanya soal kebanyakan modal, luas lahan, akan tetapi menemukan nilai jual pasar,” jelas wartawan yang karib disapa Yono itu.

Pihaknya berharap, harga tembakau selanjutnya terus mengalami kenaikan signifikan dan pabrikan juga tidak merasa dirugikan.

Sementara Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut baik kegiatan FGD tembakau yang digelar DPC PWRI Sumenep.

Bupati Fauzi Wongsojudo menyampaikan, Pemerintah Daerah ingin menerbitkan ruang kepada para petani terkait harga tembakau yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Kami berharap semua pihak bisa bersinergi bagaimana kesejahteraan para petani kita. Dalam hal ini DKPP Sumenep dapat memberikan semua kebutuhan sarana dan prasarana bagi para petani untuk sejahtera ke depannya,” kata Bupati Fauzi Wongsojudo melalui zoom meeting.

Hingga saat ini, DKPP Sumenep terus mengupayakan segala kebutuhan masyarakat utama para petani. Itu semua, kata Bupati Fauzi Wongsojudo, harus terdata dengan benar. Karena itu, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan agar segera melakukan validasi data.

Baca Juga :  Hadiri Raker dan Dialog Parawisata PWI Sumenep di Surabaya, Ini Disampaikan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

“Jadi bantuan pemerintah ini banyak, apalagi anggaran DBHCHT yang sudah dirasakan penuh oleh masyarakat,” tegasnya.

“Semoga dengan adanya FGD ini, ada ukuran bersama-sama, serap aspirasi, dan mendapatkan kesejahteraan bersama untuk para petani tembakau,” tandas Bupati Fauzi Wongsojudo dilanjutkan membuka acara. (REDJAVA/Rfq)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi
FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak
HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan
Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati
Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut
Breaking News: Lahan Terbakar di Bluto Sumenep, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Gong Kemerdekaan Ditabuh, Rutan Sumenep Resmi Buka Pekan Olahraga dan Seni
Disdik Sumenep Tampil Perkasa, Pertahankan Gelar Juara I Tenis Meja HUT RI ke-81

BERITA TERKAIT

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Pendekatan Humanis Kapolsek Bluto AKP Agus Sugiharto Tuai Apresiasi dari Bambang Hudhowi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:16 WIB

FTBM Sumenep Resmi Dilantik, Gerakan Literasi Dibidik Makin Masif dan Berdampak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:40 WIB

HUT Ke-81 RI, Kemenag Sumenep Ajak ASN Donor Darah: Setetes Darah Sejuta Harapan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Ansari Dorong MAN Sumenep Cetak Generasi Pemimpin, Singgung Kiprah Alumni Jadi Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Pantauan Udara Basarnas Perkuat Dugaan KM Mutiara Sentosa II Tenggelam ke Dasar Laut

BERITA TERBARU