JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pelabuhan Kalianget, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diproyeksikan akan menjadi pusat perdagangan internasional.
Hal itu dikarenakan pelabuhan tersebut dinilai sangat strategis dan memadai untuk dijadikan pelabuhan internasional.
Wacana tersebut sudah lama didengungkan. Namun sampai saat ini belum dapat direalisasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu lantaran laut tersebut terlalu dangkal dan sempit sehingga tidak bisa dijadikan tempat bersandar kapal-kapal besar.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan Kecamatan Kalianget memiliki sejarah panjang dalam transaksi perdagangan internasional.
“Itu dimulai zaman VOC lalu, bahkan bongkar muat dagang itu dilakukan di pelabuhan Kalianget,” katanya, Kamis (16/11/2023).
Ketua DPC PDI-P Sumenep itu menuturkan bahwa sejak lama diusulkan menjadi pelabuhan internasional dan saat ini masih dalam kajian.
“Dari hasil koordinasi dengan Kemenhub RI, masalah kedalaman laut yang masih menjadi kendala, dipinggir itu hanya sekitar 4 meter, tentunya tidak memenuhi standar kapal besar untuk bersandar,” terangnya.
Kendati demikian, orang nomer satu di Kabupaten Sumenep akan terus memperjuangkan pelabuhan Kalianget menjadi pelabuhan internasional.
“Itu agar mobilitas perekonomian masyarakat Sumenep meningkat dan bahkan maksimal kedepannya,” ungkap Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dengan begitu menurut suami politisi PDI-P Sumenep, Nia Kurnia Fauzi menyebut akan membuka ruang lapangan kerja bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep.
“Kami akan terus berupaya melakukan koordinasi dengan Kemenhub RI. Salah satunya dengan upaya pengerukan laut di pelabuhan Kalianget. Mohon doanya,” pungkasnya. (REDJAVA****)









