Mabes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Hadapi Bencana Alam

- Redaksi

Selasa, 7 Februari 2023 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dankor Brimob Mabes Polri Komjen Pol Anang Revandoko

Dankor Brimob Mabes Polri Komjen Pol Anang Revandoko

JAVANETWORK.CO.ID.BOGOR – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT&CLS) 2023 bagi tenaga kesehatan Brimob, Lemdiklat dan Fungsi Dokkes Kewilayahan dan penutupan pelatihan terjun payung di lapangan dan tribun singa lodaya, Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/2/2023).

Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Komjen Anang Revandoko mengatakan, pelatihan ini dilakukan sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar jajaran anggota Polri untuk selalu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, yang diwujudkan bagaimana meningkatkan sumber daya manusia untuk menghadapi masalah konflik maupun bencana alam seperti gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Bagimana nanti tenaga medis Polri menyiapkan untuk tempat-tempat yang tidak terjangkau, serta cepat membutuhkan pelayanan medis dengan adanya pelatihan terjun payung salah satu wujud pertanggung jawaban Polri untuk selalu melayani masyarakat,” kata Anang.

Anang menuturkan, pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support tahun 2023 akan dilaksanakan selama 7 hari, terdiri 3 hari daring yang bertempat di satuan kerja asal peserta, dari tanggal 1 Februari sampai dengan 3 Februari 2023. Selanjutnya selama 4 hari luring bertempat di gedung BPMP DKI Jakarta, dari tanggal 6 Februari 2023 sampai dangan 9 Februari 2023.

“Dengan jumlah peserta sebanyak 94 personel Polri dengan latar belakang perawat terdiri dari 22 personel jajaran Korbrimob Polri, 42 jajaran Satbrimob Polda, 11 jajaran Pusdokkes Polri dan 15 personel jajaran Pusdokkes Polri dan 15 personel jajaran Bidokkes Polda seluruh Indonesia,” katanya.

Pelatihan terjun payung juga telah dilaksanakan selama 21 hari dari tanggal 17 Januari 2023 sampai dengan 6 Februari 2023 bertempat di Satlat Brimob Cikeas dan Bandara Pondok Cabe, dengan jumlah peserta sebanyak 49 personel, yang terdiri dari 22 personel jajaran Korbrimob Polri dan 27 personel jajaran Satbrimob Polda yang meliputi 5 personel Satbrimob Papua, 3 personel Satbrimobda Sumut, 1 personel Satbrimobda Gorontalo dan masing-masing 2 personel dari Satbrimobda Papua Barat, NTT, Maluku, Maluku Utara, Kaltara, Sulsel, Aceh, Lampung, dan DIY.

Baca Juga :  Membangun Kepercayaan, Menguatkan Kemitraan, Kadispenad Silaturahmi ke Divhumas Polri

Lebih lanjut, Anang menambahkan, nantinya hasil yang akan dicapai dalam pelatihan ini yakni meningkatkan kemampuan personel fungsi Dokkes Polri pada penanganan kegawat-daruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler, dalam rangka memberikan dukungan kesehatan yang optimal pada operasi kepolisian dalam situasi kontijensi.

Baca Juga :  Datangkan Pengajar dari Inggris, Kapolri Komitmen Perbaiki Manajemen Kompetisi Sepak Bola

“Lalu dengan adanya pelatihan ini diharapkan terbentuknya kesiapan fungsi Dokkes Polri yang terintegrasi dengan satuan operasional Polri, khususnya Korbrimob Polri dalam penanganan situasi kontijensi dan krisis kesehatan. Kemudian terbentuknya kemampuan personel fungsi Dokkes Polri sebagai instruktur kesehatan, khususnya yang bertugas pada Lemdiklat Polri,” katanya.

Sementara untuk pelatihan terjun payung, Anang mengharapkan peserta latihan mampu dan terampil dalam teknik dan taktik terjun payung, serta mampu mentransfer ilmu dan kemampuan pada personel lain di kesatuan.

“Diharapkan juga terbentuknya kesiapan mental dan fisik personel penerjun yang terlatih, tangguh, responsif, dan dapat diandalkan,” katanya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU