Kabid GTK Disdik Sumenep Gelorakan Program Sekolah Responsif Gender di Kecamatan Ambunten

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP Saat Memberikan Pemaparan Program Responsif Gender Bersama Pengawas Sekolah dan KKKS se-Kecamatan Ambunten, Kamis (05/09/2024).

Kabid GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP Saat Memberikan Pemaparan Program Responsif Gender Bersama Pengawas Sekolah dan KKKS se-Kecamatan Ambunten, Kamis (05/09/2024).

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep di hari ke4 menggelar program Massif Sekolah Responsif Gender bersama Pengawas Sekolah dan KKKS se-Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep. Kamis (05/09/2024).

Dengan tekad dan komitmen tinggi Kepala Bidang (Kabid) GTK Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi, SPd, M.AP turun langsung mensosialisasikan gerakan Massif Sekolah Responsif Gender di setiap Pengawas Sekolah dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) yang ada di Kabupaten Sumenep.

Kali ini bertempat di SDN Ambunten, kecamatan setempat Kabid GTK Akhmad Fairusi, SPd, M.AP mengatakan untuk mewujudkan pelaksanaan Program Sekolah Responsif Gender pada Kepala Sekolah dan Guru di seluruh Kecamatan Ambunten, pihaknya akan bersikap tegas.

Baca Juga :  Satuan Damkar Sumenep Tangani Laporan Biawak Masuk Rumah, Bentuk Layanan Publik yang Nyata

“Saya tekankan kembali untuk dapatnya semua Kepala Sekolah dan Guru yang ada di Kecamatan Ambunten dapat menerapkan program yang kita gelorakan hari ini yaitu Program Responsif Gender, dan saya tidak main-main,” kata Fairuz sapaannya dihadapan para peserta pembinaan.

Menurut Kabid GTK Disdik, kegiatan pembinaan yang dilakukan hari ini bukan hanya seremonial belaka, namun kegiatan ini harus benar-benar dilaksanakan dari jenjang TK/PAUD, SD dan SMP yang ada di Kecamatan Ambunten khususnya, dan Kabupaten Sumenep pada umumnya.

“Yang kami inginkan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan yang terjadi dan menimpa anak didik kita di masa-masa yang akan datang, seperti bullying, pelecehan, tindak kekerasan fisik ataupun psikis termasuk perundungan yang kerap terjadi pada anak saat ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu kata dia dibutuhkan komitmen serta dukungan penuh Pengawas Sekolah dan KKKS yang ada di Kecamatan Ambunten dengan menindak lanjuti untuk menyelenggarakan bimbingan teknis Program Sekolah Responsif Gender di setiap lembaga pendidikan dibawah Disdik Sumenep.

Baca Juga :  Wabup Nyai Eva Ikut Panen Tanaman Sorgum di Situbondo, Akan Uji Coba di Sumenep

Dikatakan oleh Akhmad Fairusi, SPd, M.AP bahwa Kabupaten Sumenep merupakan salah satu kabupaten pelopor Sekolah Responsif Gender yang harus mampu melaksanakan program-program itu dengan baik dan benar-benar dirasakan oleh anak didik dilingkungan sekolah dan sekitarnya.

“Kami sangat berharap kegiatan pembinaan Program Sekolah Responsif Gender ini dapat membantu anak didik kita agar terhindar dari segala bentuk kekerasan, bullying, pelecehan, pencabulan serta perundungan yang tentunya akan mempengaruhi psikologis anak didik,” tutupnya.

Sementara itu, Pengawas Sekolah Kecamatan Ambunten Anton Baidowi, SPd menyampaikan terima kasih atas apa yang telah disampaikan Kabid GTK Disdik Sumenep, dan pihaknya bertekat bersama KKKS se-Kecamatan Ambunten untuk mengawal program yang digelorakan, yakni Sekolah Responsif Gender.

“Kami bersama KKKS se-Kecamatan Ambunten berkomitmen untuk melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) program Sekolah Responsif Gender di Minggu ke4 di setiap bulannya, dan ini bentuk dukungan kami dalam mendukung program itu ke setiap sekolah-sekolah,” ujar Anton Baidowi, SPd. (REDJAVA****)

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Audit Keuangan Tahun 2025
Hari Kedua Bimtek Investasi DPMPTSP Sumenep, Pelaku Usaha UMK dan Non UMK Dibekali Pengawasan Berbasis Risiko
Tradisi Petik Laut Masalembu Kembali Menggema, Rawatan Samudra Serukan Persatuan dan Pelestarian Laut
Pertemuan Rutin IIKP BKPH Madura Timur Jadi Motor Penguatan Keluarga dan Kinerja Perhutani
Tak Sekadar Konsolidasi, PKB Sumenep Mulai Susun Strategi Besar Menuju Kemenangan Pemilu 2029
Bangun Zona Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pengawas Madrasah Tingkatkan Profesionalisme
Permudah Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Percepat Implementasi E-SPPT di Seluruh Kepulauan
Evaluasi Program MBG Sumenep: DPC PWRI Gelar FGD Cari Solusi dan Keberlanjutan Program

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:26 WIB

BAZNAS Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Audit Keuangan Tahun 2025

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:26 WIB

Hari Kedua Bimtek Investasi DPMPTSP Sumenep, Pelaku Usaha UMK dan Non UMK Dibekali Pengawasan Berbasis Risiko

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:04 WIB

Tradisi Petik Laut Masalembu Kembali Menggema, Rawatan Samudra Serukan Persatuan dan Pelestarian Laut

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:46 WIB

Pertemuan Rutin IIKP BKPH Madura Timur Jadi Motor Penguatan Keluarga dan Kinerja Perhutani

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:02 WIB

Tak Sekadar Konsolidasi, PKB Sumenep Mulai Susun Strategi Besar Menuju Kemenangan Pemilu 2029

Berita Terbaru