65 Tahun PMII: Bara Perubahan dari Generasi Hebat, Gema Sumenep Menggetarkan Nusantara

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Ucapan Selamat HUT PMII ke-65 Tahun 2025 dari Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sumenep, H. Hosnan, S.I.P., M.A.P

Pamflet Ucapan Selamat HUT PMII ke-65 Tahun 2025 dari Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sumenep, H. Hosnan, S.I.P., M.A.P

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di tengah era yang serba cepat, digital, dan penuh distraksi, masih ada bara ideologis yang menyala terang, menolak padam oleh zaman: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Hari ini, 17 April 2025, PMII resmi menapaki usia 65 tahun. Usia yang bukan hanya menandai kedewasaan sebuah organisasi, tetapi juga menegaskan eksistensi dan pengaruhnya dalam sejarah gerakan mahasiswa, sosial-politik, hingga transformasi kepemimpinan nasional.

Dalam perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-65 PMII, semangat perubahan tak hanya berkobar di pusat-pusat perguruan tinggi, tapi juga menjalar ke pelosok negeri. Di Kabupaten Sumenep, Madura, momentum ini menjadi peristiwa penting yang menggugah kesadaran generasi muda tentang peran strategis PMII dalam menjaga marwah intelektualitas dan nasionalisme di tengah tantangan global.

Adalah H. Hosnan, S.I.P., M.A.P., Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep, yang tampil sebagai tokoh inspiratif dan simbol dukungan moral terhadap PMII. Dalam sambutan hangat dan penuh keyakinan, Hosnan memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi PMII selama lebih dari enam dekade mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara.

“PMII bukan sekadar organisasi mahasiswa. Ia adalah universitas kehidupan. Tempat di mana idealisme digodok, kepemimpinan diuji, dan keberanian untuk berbeda ditumbuhkan. Di usia 65 tahun ini, PMII telah membuktikan diri sebagai kawah candradimuka yang terus menyalakan obor perubahan. Bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga di panggung politik, sosial, dan kebudayaan,” kata Hosnan kepada media ini, Kamis (17/04/2025) malam.

Hosnan, yang juga dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang vokal memperjuangkan aspirasi rakyat kecil di parlemen, menilai bahwa PMII memiliki akar historis yang dalam serta visi yang relevan dengan zaman. Ia mengajak seluruh kader dan alumni PMII untuk menjaga nilai-nilai dasar organisasi: hablum minallah, hablum minannas, hablum minal ‘alam, dengan tetap berpijak pada semangat Aswaja dan cita-cita keindonesiaan yang inklusif.

Perayaan Harlah ke-65 PMII di Sumenep bukan sekadar seremoni. Ia telah menjelma menjadi momen penggalangan energi moral dan intelektual lintas generasi. Di kampus-kampus, diskusi digelar. Di media sosial, tagar PMII65Tahun dan GenerasiHebatPenggerakPerubahan menjadi trending topic, mencerminkan betapa kuatnya resonansi perjuangan ini di kalangan anak muda.

Baca Juga :  Kabag Ops Pimpin Pengamanan Massa Unras Dear Jatim Ke Kantor Kejari Sumenep

Berdiri pada 17 April 1960, PMII bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga pelaku sejarah itu sendiri. Ia lahir dari rahim NU dan berkembang menjadi wadah pembinaan kader yang kritis, progresif, dan solutif. Tak terhitung jumlah alumni PMII yang kini menjadi pemimpin nasional, akademisi, pengusaha, dan penggerak sosial yang membawa perubahan positif di berbagai lini kehidupan.

Kini, ketika bangsa menghadapi tantangan era disrupsi, bonus demografi, dan krisis kepemimpinan yang berintegritas, PMII kembali dipanggil untuk mengambil peran utama. Tidak lagi sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi justru menjadi motor utama perubahan itu sendiri.

Kabupaten Sumenep, sebagai salah satu pusat intelektual Islam di Madura, tak pernah absen dalam sejarah panjang PMII. Kader-kader PMII Sumenep telah menunjukkan taringnya dalam banyak ruang: dari aktivisme kampus, ruang parlemen, hingga pemberdayaan masyarakat di akar rumput.

H. Hosnan adalah satu dari banyak wajah sukses alumni gerakan mahasiswa yang kini berjuang di jalur konstitusi. Dalam dirinya, nilai-nilai PMII hidup dan bergerak, menjadi teladan bahwa aktivisme bukan akhir dari perjalanan, tetapi jembatan menuju tanggung jawab yang lebih besar: melayani rakyat dan mengabdi untuk keadilan sosial.

Baca Juga :  PLN Terangkan Madura, Ramadhan 1446 H 36 Keluarga Pra Sejahtera di Sumenep dapat Listrik Gratis

Usia 65 tahun adalah usia yang matang. Tapi bagi PMII, ini bukan akhir, melainkan permulaan dari babak baru perjuangan. Dengan semakin banyaknya tantangan kebangsaan disinformasi, intoleransi, apatisme generasi muda PMII hadir sebagai penyeimbang dan penjaga kewarasan sosial. Sebab, dalam tiap kadernya tertanam nilai: kritis tanpa harus destruktif, religius tanpa fanatisme, nasionalis tanpa kehilangan identitas.

“Mari jadikan Harlah PMII ke-65 ini sebagai momentum refleksi dan revitalisasi. Kita harus membuktikan, bahwa PMII tetap relevan dan dibutuhkan. Bukan hanya oleh mahasiswa, tetapi oleh Indonesia,” pungkasnya.

Dan dari tanah keris, dari kota paling timur Pulau Madura, suara PMII kembali menggema ke seluruh penjuru negeri. Ia bukan sekadar organisasi PMII adalah peradaban. Dan hari ini, peradaban itu bersuara lantang: “Kami adalah Generasi Hebat Penggerak Perubahan!” (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU