Bapenda Sumenep Teguhkan Komitmen Percepatan Digitalisasi Daerah Lewat Rakorwil P2DD 2026

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Perencanaan, Evaluasi, dan Pengembangan Daerah (P3EPD) Bapenda Sumenep, Suhermanto, S.E.,M.E., Bersama Perwakilan BPKAD Sumenep Wahyu Nugroho

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Perencanaan, Evaluasi, dan Pengembangan Daerah (P3EPD) Bapenda Sumenep, Suhermanto, S.E.,M.E., Bersama Perwakilan BPKAD Sumenep Wahyu Nugroho

JAVANETWORK.CO.ID.YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menegaskan keseriusannya dalam mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah.

Komitmen tersebut tercermin dari kehadiran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Katalis I Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026, yang berlangsung pada 9 Februari 2026 di Yogyakarta Marriott Hotel.

Rakorwil P2DD 2026 menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah pusat dan daerah untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi sistem keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda ini sekaligus menandai babak penting dalam upaya mendorong transaksi non-tunai, integrasi sistem keuangan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

Mewakili Kepala Bapenda Kabupaten Sumenep, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Perencanaan, Evaluasi, dan Pengembangan Daerah (P3EPD) Bapenda Sumenep, Suhermanto, S.E., menegaskan bahwa Rakorwil P2DD merupakan momentum strategis bagi daerah untuk memperkuat fondasi digitalisasi yang berkelanjutan.

“Rakorwil P2DD ini bukan sekadar forum koordinasi, tetapi menjadi titik penting untuk memastikan arah kebijakan digitalisasi daerah berjalan selaras dengan kebijakan nasional dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan tata kelola keuangan daerah,” kata Suhermanto usai kegiatan kepada media ini.

Dalam Rakorwil dan Katalis I P2DD 2026 tersebut, sejumlah agenda krusial dibahas secara mendalam.

Baca Juga :  Beredar Flyer Skenario Baikot Kegiatan Kwarnas, Aktivis Pramuka Sumenep M Romli : Pramuka Jatim Jangan Terprovokasi

Di antaranya sosialisasi kriteria evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam ajang Championships P2DD 2026, penguatan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada segmen pemerintah, serta percepatan integrasi sistem SIPD–SNAP sebagai tulang punggung transaksi non-tunai daerah.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep Alami Kenaikan 100%

Menurut Suhermanto, digitalisasi keuangan daerah tidak bisa dipandang semata sebagai transformasi teknologi, melainkan sebagai perubahan sistemik yang menuntut kesiapan regulasi, sumber daya manusia, dan komitmen lintas sektor.

“Digitalisasi daerah menuntut perubahan cara kerja. Bukan hanya soal aplikasi atau sistem, tetapi bagaimana seluruh perangkat daerah siap beradaptasi untuk bekerja lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rakorwil P2DD 2026 juga menampilkan showcasing dan use case kerja sama penyediaan infrastruktur sinyal dan jaringan di daerah.

Isu ini menjadi perhatian serius, mengingat keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur pendukung yang merata dan andal.

“Penguatan infrastruktur digital menjadi prasyarat utama. Tanpa dukungan jaringan dan sinyal yang memadai, percepatan dan perluasan digitalisasi daerah tidak akan berjalan optimal, terutama di wilayah dengan tantangan geografis,” tegas Suhermanto.

Ia menambahkan, Kabupaten Sumenep melihat digitalisasi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat kinerja pendapatan daerah melalui sistem yang terintegrasi dan mudah diakses.

Baca Juga :  Kejari Sumenep Kembali Selesaikan Perkara Lewat Restorative Justice, Total Capai 11 Kasus

“Bagi Sumenep, P2DD adalah bagian dari upaya membangun pemerintahan yang modern. Dengan sistem yang terintegrasi, layanan publik menjadi lebih cepat, transaksi lebih mudah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah semakin kuat,” pungkasnya.

Keikutsertaan Kabupaten Sumenep dalam Rakorwil dan Katalis I P2DD 2026 menegaskan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan kesiapan Sumenep untuk terus bertransformasi, menjawab tantangan zaman, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik. (REDJAVA/$$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU