JAVANETWORK.CO.ID.KOTA BATU – Rapat Kerja Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep resmi digelar di Kota Batu pada 5–7 Desember 2025.
Kegiatan bertema “Kompetensi Jurnalis Indonesia Berkelanjutan” ini dihadiri sejumlah pemateri, termasuk perwakilan DPW AWDI Jawa Timu.
Ketua DPC AWDI Sumenep, Rakib, dalam sambutannya menegaskan bahwa raker tahun ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk memperkuat kualitas jurnalis di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.
Rakib menekankan pentingnya pembangunan kapasitas berkelanjutan, terutama bagi jurnalis daerah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan isu publik.
“Rapat kerja ini bukan hanya acara seremoni. Ini ruang untuk menyamakan langkah, memperkuat kapasitas, dan memastikan jurnalis AWDI Sumenep mampu bekerja profesional sesuai tuntutan zaman,” kata Rakib, Minggu (07/12/2025)
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga marwah organisasi dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Integritas harus menjadi napas kerja. Kita ingin AWDI Sumenep dikenal bukan hanya karena banyaknya anggota, tetapi karena kualitas karya jurnalisnya,” tambahnya.
Sementara itu, narasumber dari DPW AWDI Jawa Timur, Gatot, menyampaikan bahwa kompetensi jurnalis yang berkelanjutan berangkat dari tiga pilar: komitmen, konsistensi, dan integritas. Tanpa itu, jurnalis sulit berkembang dan media tidak akan memiliki daya saing.
“Kompetensi keberlanjutan dimulai dari diri sendiri. Jurnalis harus punya komitmen kuat, konsisten bekerja, serta menjaga integritas pribadi dan medianya,” tegas Gatot.
Ia menambahkan bahwa perusahaan pers harus mampu menjaga ritme pemberitaan sebagai bentuk profesionalisme.
Media idealnya melakukan pembaruan berita setiap hari, namun minimal harus mampu memproduksi berita lima hari dalam seminggu.
“Media tidak bisa hidup kalau tidak update. Minimal lima hari berita harus tayang. Jika tidak konsisten, media akan ditinggalkan pembacanya,” jelasnya.
Raker AWDI Sumenep tahun ini berlangsung hangat dengan diskusi interaktif, penyampaian evaluasi organisasi, serta penyusunan program kerja.
Peserta raker juga menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga kualitas pemberitaan serta memperkuat eksistensi AWDI di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat jejaring, dan menjaga integritas jurnalistik sebagai bentuk kontribusi terhadap demokrasi lokal. (REDJAVA****)













