Sentuh Budaya Lewat Dongeng, Disdik Gelar Lomba Babad Sumenep untuk Guru PAUD dan Siswa

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan Sumenep Menggelar Lomba Dongeng Guru PAUD & Siswa di Gedung Ki Hajar Dewantara Desa Kolor Sumenep, Rabu (12/11/2025)

Dinas Pendidikan Sumenep Menggelar Lomba Dongeng Guru PAUD & Siswa di Gedung Ki Hajar Dewantara Desa Kolor Sumenep, Rabu (12/11/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep terus berupaya melestarikan budaya lokal melalui dunia pendidikan.

Salah satu langkah nyatanya diwujudkan lewat lomba mendongeng bagi guru dan anak usia dini bertema “Babad Sumenep”, yang digelar oleh Bidang Pembinaan PAUD dan PNF (Pendidikan Nonformal).

Kegiatan berlangsung di Kantor Ki Hajar Dewantara, Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 34 guru PAUD dan siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep tampak antusias mengikuti ajang tersebut.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Lisa Bertha Soetedjo, S.E., M.Ak, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si.

Baca Juga :  Selamat Ulang Tahun ke-13 PT. Tanjung Odi Sumenep, Kadisnaker: Terus Maju Menjadi Pilar Investasi dan Kesejahteraan Pekerja

Pembukaan dilakukan dengan penuh khidmat melalui pembacaan basmalah bersama seluruh peserta dan tamu undangan.

“Kami memulai kegiatan ini dengan niat tulus untuk melestarikan budaya lokal melalui dunia pendidikan anak usia dini,” ujar Lisa Bertha Soetedjo dalam sambutannya.

Lisa menjelaskan, lomba mendongeng bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga media pendidikan karakter yang sarat nilai budaya dan sejarah daerah.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Sampaikan Nota Pertanggungjawaban APBD 2024, Kabupaten Raih WTP ke-8 dari BPK RI

“Mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran. Melalui kisah Babad Sumenep, anak-anak bisa mengenal tokoh, perjuangan, dan kearifan lokal yang menjadi jati diri daerahnya,” jelasnya.

Menurut Lisa, tema Babad Sumenep dipilih agar guru PAUD dapat menggali kembali kekayaan cerita rakyat dan sejarah Sumenep yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kami ingin agar warisan budaya dan sejarah ini tetap hidup dan dikenal anak-anak. Guru PAUD memiliki peran penting dalam menjembatani hal itu lewat cara yang menyenangkan,” tambahnya.

Suasana lomba tampak semarak. Para guru tampil penuh ekspresi membawakan kisah Babad Sumenep dengan gaya mendongeng yang beragam dari klasik hingga modern dilengkapi busana khas Madura serta properti sederhana yang menambah daya tarik pertunjukan.

Baca Juga :  PPPK dan TPP Bergantung PAD, Bupati Fauzi: Kinerja OPD Jadi Penentu

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas para guru PAUD. Mereka bukan hanya pendidik, tetapi juga pelestari budaya daerah,” tutup Lisa.

Hingga berita ini diturunkan, jalannya lomba mendongeng masih berlangsung.

Para peserta masih silih berganti menampilkan penampilan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para penonton yang memadati aula Ki Hajar Dewantara. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

BERITA TERKAIT

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BERITA TERBARU